Ketahui Penyebab Pusing Setelah Olahraga dan Cara Mengatasinya

Pusing setelah olahraga bisa disebabkan dehidrasi, gula darah rendah, hingga tekanan darah menurun. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya agar tidak berbahaya.

17 May 2026 - 11:52
Ketahui Penyebab Pusing Setelah Olahraga dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi: freepik.com

SUARAJATIMPOST.COM - Pusing setelah olahraga kerap dianggap hal biasa. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal tubuh sedang “kehabisan bahan bakar” setelah dipaksa bekerja ekstra. Mulai dari kurang oksigen, dehidrasi, hingga gula darah menurun, semuanya dapat memicu kepala terasa ringan usai beraktivitas fisik.

Meski umumnya tidak berbahaya, pusing setelah olahraga tetap perlu diperhatikan, terutama jika terjadi berulang atau disertai gejala lain seperti gemetar, mual, hingga hampir pingsan.

Berikut beberapa penyebab pusing setelah olahraga yang perlu diketahui:

1. Kesulitan Mengatur Napas

Saat berolahraga, tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen. Karena itu, detak jantung dan ritme napas meningkat agar suplai darah beroksigen tetap lancar menuju otot dan otak.

Namun, jika napas tersengal atau tidak teratur, otak bisa kekurangan oksigen sehingga memicu rasa pusing.

Jika kondisi ini terjadi, segera hentikan aktivitas, duduk dengan tenang, lalu tarik napas panjang secara perlahan selama beberapa menit hingga tubuh kembali stabil.

2. Olahraga Terlalu Berat

Memaksakan tubuh berolahraga terlalu keras dapat membuat tekanan darah turun drastis atau menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan.

Akibatnya, tubuh terasa limbung, lemas, bahkan berisiko pingsan setelah latihan.

Untuk mengatasinya, beri waktu tubuh beristirahat, atur kembali pernapasan, dan konsumsi air putih agar cairan tubuh cepat tergantikan.

3. Dehidrasi

Dehidrasi menjadi salah satu penyebab paling umum pusing setelah olahraga. Saat tubuh berkeringat, cairan ikut terbuang dalam jumlah besar, terutama ketika cuaca panas.

Selain kepala terasa ringan, dehidrasi biasanya disertai mulut kering, rasa haus berlebihan, dan kelelahan.

Karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan sebelum, selama, dan setelah olahraga. Jangan menunggu haus untuk mulai minum.

4. Gula Darah Menurun

Selama berolahraga, tubuh menggunakan lebih banyak energi dari biasanya. Cadangan gula darah pun cepat terkuras untuk menopang aktivitas otot.

Ketika kadar glukosa menurun, otak tidak mendapat pasokan energi yang cukup sehingga muncul rasa pusing, gemetar, sakit kepala, hingga tubuh terasa lemah.

Mengonsumsi camilan sehat seperti pisang atau jus buah dapat membantu mengembalikan energi tubuh lebih cepat.

5. Tekanan Darah Rendah Setelah Olahraga

Tekanan darah umumnya menurun sekitar 30 hingga 60 menit setelah olahraga. Pada sebagian orang, penurunan ini terjadi lebih cepat, terutama setelah aktivitas berat.

Kondisi tersebut membuat aliran darah beroksigen menuju otak melambat sehingga memicu pusing.

Jika mengalaminya, duduklah dan posisikan kepala di antara lutut agar aliran darah ke otak kembali lancar.

Jangan Abaikan Jika Terjadi Berulang

Pusing setelah olahraga memang sering kali tidak berbahaya. Namun, bila kondisi ini muncul terus-menerus, disertai nyeri dada, sesak napas, atau kehilangan kesadaran, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan yang lebih serius.

Tubuh punya caranya sendiri untuk memberi sinyal. Kadang bukan lewat alarm keras, melainkan lewat kepala yang mendadak terasa berputar setelah sesi olahraga selesai. (**)

sumber : halodoc.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow