Penemuan Mayat di Alas Coban Manan Malang, Identitas Masih Misteri
Berdasarkan data primer di lapangan, korban berjenis enis kelamin laki-laki, usia diperkirakan 40 tahun, perawakan tubuh kurus dengan kulit sawo matang, rambut hitam lebat, berjenggot tipis, dan dua gigi depan tampak menonjol dan mengenakan celana panjang cokelat dan celana dalam merah (kondisi tanpa baju).
KOTA BATU, SJP - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan sesosok jenazah pria tanpa identitas di kawasan Alas Coban Manan, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, mengonfirmasi bahwa tim identifikasi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak jenazah ditemukan pada Ahad (18/1/2026).
"Kami sedang melakukan penyelidikan menyeluruh. Fokus utama saat ini adalah mengungkap identitas korban dan menentukan penyebab kematian melalui prosedur medis dan forensik," ujar AKP Joko Suprianto saat memberikan keterangan pada Senin (19/1/2026).
Kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan. Namun, AKP Joko menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan spekulasi mengenai dugaan tindak pidana sebelum hasil autopsi keluar.
Berdasarkan data primer di lapangan, korban berjenis enis kelamin laki-laki, usia diperkirakan 40 tahun, perawakan tubuh kurus dengan kulit sawo matang, rambut hitam lebat, berjenggot tipis, dan dua gigi depan tampak menonjol dan mengenakan celana panjang cokelat dan celana dalam merah (kondisi tanpa baju).
Kepala Desa Pujon Kidul, Sa'id, menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal oleh warga, korban dipastikan bukan merupakan penduduk setempat.
Pihak desa kini proaktif menyebarkan informasi guna membantu mempercepat proses identifikasi.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik di wilayah Pujon maupun di luar daerah, yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi Polres Batu atau perangkat desa terdekat," tutur Sa’id.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi di media sosial. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

