Pemkot Probolinggo Berduka, Putra Mantan Wali Kota Tutup Usia setelah Demam Tinggi
Putra pertama Wali Kota Probolinggo periode 2019–2024 meninggal dunia setelah demam tinggi. Ribuan warga menghadiri pemakaman di Pondok Pesantren Riyadlus Solihin, Ketapang, untuk mengantar ke peristirahatan terakhir.
KOTA PROBOLINGGO, SJP — Sayyid Abdulqodir bin Hadi Alhabsyi, putra pertama Wali Kota Probolinggo periode 2019–2024 Hadi Zainal Abidin, meninggal dunia pada Jumat (1/8/2025) sore. Jenazah almarhum dimakamkan pada Sabtu (2/8/2025) ba’da Zuhur di Pemakaman Keluarga di Pondok Pesantren Riyadlus Solihin, Ketapang.
Pemakaman berdekatan dengan makam kakeknya, Habib Muhammad Al Habsyi. Ribuan warga menghadiri prosesi pemakaman, membuat petugas kewalahan karena banyak yang ingin menyentuh jenazah melalui kerandanya.
Pagi harinya, sekitar pukul 07.00, Wali Kota dr. Aminuddin bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan takziah. Mereka didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ninik Ira Wibawati dan sejumlah kepala perangkat daerah Pemkot Probolinggo.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, saya bersama keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Sayyid Abdulqodir bin Hadi Alhabsyi. Sabar dan ikhlas, insyaallah almarhum menjadi kunci surga buat Habib Hadi dan keluarga,” ungkap dr. Aminuddin.
Menurut dia, almarhum meninggal di salah satu rumah sakit di Surabaya setelah sempat mengalami demam tinggi. Sayyid Abdulqodir, yang akrab disapa Yek Qodir, dikenal sebagai sosok yang humble, humoris, dan mudah bergaul dengan banyak orang. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

