Pemkab Mojokerto Salurkan Insentif untuk 1.661 Guru PAUD
Untuk periode pencairan, tahap pertama mencakup akumulasi 6 bulan (Januari–Juni 2026). Sehingga total yang dibayarkan Rp1.500.000 per orang.
MOJOKERTO, SJP–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mencairkan bantuan insentif kepada 1.661 kepala sekolah dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Mojokerto.
Penyerahan insentif secara simbolis berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto pada Selasa (21/7/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar.
Tercatat sebanyak 1.661 tenaga pendidik PAUD (kepala sekolah dan guru) dengan nominal Rp250.000 per bulan.
Untuk periode pencairan, tahap pertama mencakup akumulasi 6 bulan (Januari–Juni 2026). Sehingga total yang dibayarkan Rp1.500.000 per orang.
Bupati yang karib disapa Gus Barra ini menegaskan bahwa pencairan insentif ini merupakan bentuk nyata kepedulian daerah terhadap nasib pendidik PAUD yang menjadi fondasi awal tumbuh kembang anak.
"Nilainya mungkin belum sepenuhnya sesuai harapan, tetapi ini bentuk hadirnya pemerintah daerah agar para guru PAUD semakin bersemangat menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus," ujar Gus Barra.
Langkah ini sejalan dengan misi kedua program pembangunan daerah Catur Abhipraya Mubarok, yaitu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemkab Mojokerto. Namun, Gus Barra mengingatkan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa diraih sendirian oleh pemerintah, melainkan butuh kerja sama dari semua pihak.
"Pembangunan pendidikan butuh kolaborasi. Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada IGTKI, HIMPAUDI, HP3, para penilik, kepala sekolah, dan seluruh guru PAUD yang menjadi mitra strategis Pemkab Mojokerto," pungkasnya.
Melalui bantuan ini, Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan akses, pemerataan, dan mutu pendidikan dari jenjang paling dasar guna membentuk karakter kecerdasan anak sejak usia dini. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

