Disdikbud Kota Mojokerto Rehab 4 Sekolah Senilai Rp 2,5 Miliar, Ini Daftarnya

Tak tanggung-tanggung, pihaknya mempersiapkan anggaran senilai Rp2,5 miliar untuk 4 sekolah rusak.

19 Mar 2025 - 16:02
Disdikbud Kota Mojokerto Rehab 4 Sekolah Senilai Rp 2,5 Miliar, Ini Daftarnya
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Ruby Hartoyo. (Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto bakal melakukan rehabilitasi sekolah rusak di tahun 2025 ini. 

Tak tanggung-tanggung, pihaknya mempersiapkan anggaran senilai Rp 2,5 miliar untuk 4 sekolah rusak. 

Anggaran itu bakal diambilkan dari APBD Kota Mojokerto tahun 2025.

"Anggarannya dari APBD Kota Mojokerto ada 4 sekolah, dengan total senilai Rp 2,5 miliar," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, Rabu (19/3/2025). 

Dirinci olehnya, dari 4 sekolah itu masing-masing adalah SDN Wates 6 senilai Rp 595 juta dengan kegiatan rehabilitasi ruang kelas, ruang guru dan ruang UKS. 

Selanjutnya, adalah SDN Miji 3 dengan anggaran sebesar Rp 668 juta, untuk kegiatan rehabilitasi ruang kelas, toilet dan ruang guru. 

Kemudian SDN Kranggan 4 dengan total anggaran Rp 333 juta untuk rehabilitasi ruang kelas dan terakhir SMPN 4 Kota Mojokerto senilai Rp 935 juta untuk perbaikan ruang kelas. 

Rubby menargetkan pembangunan proyek ini selesai maksimal 4 bulan. Sehingga pada tahun ajaran 2025-2026 mendatang. 

"Seluruh proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat bulan, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2025-2026 mendatang," terangnya. 

Ruby berharap 4 proyek di lembaga pendidikan naungannya itu pengerjaannya tepat waktu sesuai jadwal. 

"Harapan kami tidak ada penambahan waktu nanti, masing-masing harus selesai pada 20 Juni dan 24 Juni mendatang," ujarnya. 

Demi memastikan proyek berjalan sesuai rencana, pihaknya juga meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. 

"Kami meminta pendampingan Kejaksaan Negeri agar pelaksanaan pekerjaan tepat waktu dan hasilnya sesuai harapan, serta tidak ada persoalan di kemudian hari," jelasnya. 

Ruby menandaskan, dua proyek rehabilitasi yang berlokasi di SDN Miji 3 dan SDN Wates 6, telah selesai dilakukan proses lelang sejak akhir tahun 2024 lalu. Proses tender juga telah rampung di awal 2025. 

Sementara proyek rehabilitasi di SMPN 4 Mojokerto dan SDN Kranggan 4 telah melalui proses pengadaan melalui e-katalog.

Walau sempat tertunda akibat adanya Perpres tentang efisiensi anggaran. Pihaknya kini memastikan proyek di 4 sekolah itu tidak terdampak efisiensi. 

"Sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun, karena proyek ini tidak terdampak efisiensi, pelaksanaan akhirnya bisa dimulai setelah penandatanganan kontrak," pungkasnya. (***) 

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow