Pastikan Stok LPG 3 KG Aman, Bupati Jember Koordinasikan Kelancaran Distribusi
Kebijakan tersebut diambil untuk merespons dinamika kebutuhan energi masyarakat serta memastikan tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen.
JEMBER, SJP– Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan instruksi untuk menjamin ketersediaan tabung LPG subsidi 3 kilogram bagi masyarakat Jember mulai masa Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.
Kebijakan tersebut diambil untuk merespons dinamika kebutuhan energi masyarakat serta memastikan tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen.
Dalam koordinasi intensif bersama jajaran Pertamina, Bupati Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyepakati komitmen dengan pihak Pertamina untuk menjamin kelancaran distribusi.
Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Direktur Patra Niaga dan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina wilayah Jember.
Hasilnya, serangkaian penambahan stok (extra dropping) telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi gejolak di pasar.
"Kami pastikan untuk Jember aman. Saat momen Imlek kemarin kita sudah tambah 55.000 tabung, dan memasuki awal Ramadan ini kembali kita gelontorkan tambahan sebanyak 54.000 tabung. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir," kata Fawait, Senin (23/02/2026).
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Kadiskopumdag) Jember, Sartini, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat di lapangan.
Ia menekankan fokus utama pemerintah adalah memastikan LPG 3 kg tepat sasaran bagi rumah tangga prasejahtera dan pelaku usaha mikro.
"Kami terus memantau pergerakan distribusi di setiap pangkalan. Kami instruksikan kepada agen dan pangkalan untuk mengikuti aturan yang berlaku dan tidak melakukan penimbunan yang dapat merugikan masyarakat luas," ungkap Sartini.
Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan tidak akan menoleransi adanya pihak yang mencoba memanipulasi stok maupun harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Bupati Fawait menekankan bahwa ketersediaan energi merupakan kebutuhan vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

