Paslon 01 Bakal Optimalkan Peran dan Hak Masyarakat atas Pengelolaan Geothermal di Bondowoso

Untuk strategi dana bagi hasil proyek panas bumi, pasangan Rahmad ini memiliki strategi yang diawali dengan menelusuri kesepakatan antara perusahaan dengan pemerintah yang sebelumnya pernah terjalin

19 Nov 2024 - 18:32
Paslon 01 Bakal Optimalkan Peran dan Hak Masyarakat atas Pengelolaan Geothermal di Bondowoso
pasangan nomor urut 01, H Abdul Hamid Wahid - As'ad Yahya Syafi'i (Rahmad) saat debat ketiga di Hotel Palm (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Dalam Debat Publik pamungkas pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati pada Pilkada Bondowoso tahun 2024, KPU Bondowoso mengambil tema Pajak Pengelolaan APBD, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, serta Pariwisata.

Dalam debat ketiga kali ini, pasangan nomor urut 01, H Abdul Hamid Wahid - As'ad Yahya Syafi'i (Rahmad) menyatakan komitmen dan kebijakannya dalam mengoptimalkan peran dan hak masyarakat terhadap pengelolaan geothermal atau panas bumi di Kabupaten Bondowoso.

“Kita tentu berharap masyarakat Bondowoso dapat diafirmasi untuk penyerapan sumber daya manusia,” jelas Ra Hamid dalam Debat Publik ketiga yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso, di Ballroom Hotel Palm, pada Selasa (19/11/2024).

Menanggapi dampak lingkungan yang bakal ditimbulkan dari proyek Geothermal, Ra Hamid juga berencana akan menanam tumbuhan yang bisa menyerap gas metan yang dihasilkan dari proyek panas bumi di Kecamatan Ijen.

“Aspek lingkungan juga diperhatikan. Dengan melakukan penanaman komuditas-komuditas. Nanti kita akan ceritakan komuditasnya,” ujarnya.

Untuk strategi dana bagi hasil proyek panas bumi, pasangan Rahmad ini memiliki strategi yang diawali dengan menelusuri kesepakatan antara perusahaan dengan pemerintah yang sebelumnya pernah terjalin.

“Saya beberapa waktu lalu mencoba menelusuri kesepakatan-kesepakatan dan komitmen perusahaan serta aturan yang berlaku. Ini kan wilayah kerja pemerintah pusat untuk bagi hasil,” jelasnya.

“Kita sebagai pelaksana, akan memberikan masukan kepada yang memegang kebijakan ini untuk memikirkan lebih jauh, perimbangan yang lebih memperhatikan aspek daerah,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow