Pasca Banjir Bali, Penumpang Bus Surabaya–Bali Anjlok, PO di Purabaya Merugi

Banjir bandang Bali bukan hanya merenggut nyawa dan merusak infrastruktur, tapi juga membuat penumpang bus Surabaya–Bali anjlok lebih dari 50 persen di Terminal Purabaya.

11 Sep 2025 - 20:41
Pasca Banjir Bali, Penumpang Bus Surabaya–Bali Anjlok, PO di Purabaya Merugi
Banjir Bali buat penumpang bus Surabaya-Bali anjlok (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Banjir bandang yang melanda Bali sejak Selasa (9/9/2025) bukan hanya menelan korban jiwa dan merusak infrastruktur, tetapi juga menimbulkan dampak domino hingga Jawa Timur. 

Selain merenggut sedikitnya 14 nyawa dan membuat lebih dari 500 warga mengungsi, bencana ini juga memutus sejumlah akses jalan utama di Pulau Dewata.

Dari kondisi di Bali yang masih lumpuh akibat banjir, dampak langsung kini dirasakan di Terminal Purabaya, Sidoarjo. Sejumlah Perusahaan Otobus (PO) mengaku penurunan jumlah penumpang jurusan Surabaya–Bali mencapai lebih dari 50 persen sejak bencana terjadi.

"Ya sepi, Mas. Kalau hari biasanya masih ramai. Bus Surabaya–Bali maupun Mataram yang biasanya penuh, sekarang kursinya kosong," ujar Banyak, pengurus armada PO Angkasa, Kamis (11/9/2025).

Penurunan penumpang bukan satu-satunya masalah. Jalur perjalanan yang biasa dilalui bus melewati kawasan Negara, kini harus diputar lewat Singaraja karena akses terendam banjir. Imbasnya, biaya operasional terutama bahan bakar melonjak.

"Ya berdampak juga ke bahan bakar. Karena harus memutar, jadi lebih jauh. Biasanya habis Rp1,3 juta, sekarang nambah sekitar Rp250.000," kata Umar, pengurus armada PO Bali Perdana.

Meski begitu, trayek Surabaya–Bali tetap beroperasi setiap hari. Wakil Komandan Regu Satuan Pelayanan Terminal Purabaya, Reza Noor, memastikan ada sekitar 10 armada yang masih berjalan sesuai jadwal.

"Dari bus yang ada di Purabaya masih tergolong aman, meski ada sedikit penurunan jumlah penumpang. Untuk trayek Bali sendiri masih berjalan sesuai jadwal," jelas Reza.

Bencana banjir di Bali menunjukkan betapa eratnya keterhubungan antara kondisi daerah terdampak dengan aktivitas transportasi lintas provinsi. Selain menekan mobilitas masyarakat, operator bus juga harus menanggung kerugian akibat berkurangnya penumpang sekaligus naiknya biaya operasional. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow