Panitia Muktamar NU ke-35 di Jombang Siapkan Empat Titik Lokasi untuk Tampung Ratusan UMKM

Selain fasilitas untuk muktamirin, panitia tengah menyiapkan area expo stand untuk pegiat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, sekaligus sarana parkir.

27 Jul 2026 - 12:33
Panitia Muktamar NU ke-35 di Jombang Siapkan Empat Titik Lokasi untuk Tampung Ratusan UMKM
Panitia lokal meninjau lokasi untuk stand expo UMKM dan Parkir penunjang kegiatan Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP – Panitia Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tengah menyiapkan segala fasilitas pendukunh pelaksanaan rapat umum tertinggi organisasi tersebut. Selain fasilitas untuk muktamirin, panitia tengah menyiapkan area expo stand untuk pegiat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, sekaligus sarana parkir. 

Terkonfirmasi ada 4 titik lokasi untuk kebutuhan stand expo UMKM dengan kuota sebanyak kurang lebih ratusan stand berikut lahan parkir. 

Penanggung Jawab Parkir dan Expo Muktamar NU ke-35, H. Irfan Karnadi, menjelaskan panitia menyiapkan empat titik lokasi untuk area expo dan parkir. Tiga titik di antaranya telah siap digunakan, sedangkan satu titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

"Ada empat titik yang disiapkan panitia lokal. Tiga titik sudah siap, tinggal satu titik yang sedang diselesaikan. Insyaallah minggu ini semuanya sudah siap," ucap Karnadi dalam pesan ditulia suarajatimpost.com, Senin (27/7/2026). 

Mengingat kebutuhan jumlah peserta hingga ribuan orang, panitia mencatat secara keseluruhan luas area mencapai sekitar 1,5 hektare. Dua titik lokasi utama expo, panitia memperkirakan mampu menampung sekitar 300 hingga 350 stan bagi pelaku usaha.

"Untuk dua titik expo ini kurang lebih bisa menampung sekitar 300 sampai 350 stan," ungkapnya. 

Sesuai perencanaan, kawasan expo akan mulai beroperasi lebih awal dibanding agenda utama Muktamar. Target panitia area bazar dibuka pada 22 Agustus 2026 sebagai agenda pra-Muktamar, sementara pelaksanaan Muktamar sendiri sesuai jadwal berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 mendatang. 

Karnadi menyampaikan bahwa stan bazar terbuka untuk masyarakat umum, termasuk pelaku UMKM dari Jombang maupun daerah lain. Pegiat UMKM bisa langsung melakukan pendaftaran ke panitia setempat. 

Panitia juga menyebutkan bahwa pembahasan mengenai layout final kawasan expo masih berlangsung dan akan segera ditetapkan setelah seluruh persiapan teknis selesai. Perlu diketahui hingga saat ini Sabtu (25/7/2026), progres pengerjaan area expo telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung sebelum peninjauan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir bulan ini.

Area expo sendiri berada di sisi timur kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Selain menjadi pusat kegiatan pameran dan bazar, kawasan tersebut juga dipersiapkan sebagai parkir dan ruang publik bagi warga Nahdliyin yang datang dari berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan panitia masih memiliki waktu sampai akhir bulan Juli, untuk menuntaskan seluruh pekerjaan akhir di lokasi yang akan menjadi venue Muktamar.

"Alhamdulillah sangat terjangkau sekali, karena kita masih ada sisa kurang lebih sampai akhir bulan untuk segera menyelesaikan finishing seluruh tempat yang dijadikan venue Muktamar," ujar Gus Rozaq. 

Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Bahrul Ulum Tambakberas Jombang itu, pekerjaan saat ini terfokus pada pengurukan lahan untuk bazar dan area parkir, serta penambahan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) penujang kegiatan peserta. 

"Yang paling krusial saat ini adalah pengurukan untuk bazar, lahan parkir, dan beberapa titik penambahan MCK," katanya.

Ia memastikan pelaksanaan Muktamar tetap menghormati kegiatan masyarakat sekitar. Walaupun saat pelaksanaan puncak Muktamar akses menuju kawasan Pondok Pesantren akan disterilkan untuk kendaraan umum. 

Secara teknis, para muktamirin akan turun di jalan utama sebelum diantar menuju lokasi menggunakan kendaraan golf car. Sementara, kendaraan yang diperbolehkan masuk hanya milik keluarga ndalem dan tamu VVIP yang telah teridentifikasi. Meski demikian, aktivitas warga sekitar dipastikan tetap berjalan normal.

"Warga tetap bisa beraktivitas seperti biasa, terutama yang bekerja di luar. Jangan sampai pelaksanaan Muktamar ini justru merugikan masyarakat sekitar," tegas Gus Rozaq. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow