PAD Nganjuk Naik, Pajak Kendaraan Bermotor Sumbang Rp251 Miliar

Bapenda Nganjuk memproyeksikan lonjakan PAD tahun 2025. Pajak kendaraan bermotor menjadi penyumbang utama dengan target Rp251 miliar. Pemerintah juga siapkan Satker pajak desa dan operasi gabungan untuk menekan tunggakan pajak.

07 Oct 2025 - 21:47
PAD Nganjuk Naik, Pajak Kendaraan Bermotor Sumbang Rp251 Miliar
Kepala Bapenda Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki saat ditemui di ruang kerjanya (Foto: kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Kabar gembira datang dari Kabupaten Nganjuk. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat memproyeksikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak akan mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2025.

Kepala Bapenda Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki, mengatakan bahwa kontribusi terbesar peningkatan PAD diperkirakan berasal dari pajak kendaraan bermotor, yang ditargetkan mencapai Rp251 miliar.

Menurut pria yang akrab disapa Slambas ini, data menunjukkan bahwa target PAD Nganjuk selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

“Penyumbang terbesar peningkatan PAD dari pajak motor,” ujar Slamet Basuki, Selasa (7/10/2025).

Slamet Basuki menjelaskan, terdapat 12 jenis item pajak daerah, dengan komposisi penyumbang terbesar berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang kontribusinya mencapai 38 persen.

Jenis pajak baru ini disebut mengambil porsi paling besar, meski masih terdapat sejumlah mitra Samsat yang belum sepenuhnya tertib dalam pembayaran pajak.

Lebih lanjut, Slamet Basuki mengungkapkan bahwa pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan UPT Samsat pada tahun 2025. Salah satu langkah strategisnya adalah membentuk Satuan Kerja (Satker) Pajak yang melibatkan unsur desa.

“Kami akan bentuk Satker pajak yang melibatkan unsur desa, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain itu, kami juga akan meningkatkan pengawasan agar tidak ada lagi kendaraan yang menunggak pajak,” tegasnya.

Ia menambahkan, selain pembentukan Satker, Bapenda juga akan melakukan operasi gabungan kendaraan bermotor, sosialisasi di 20 kecamatan, serta rekonsiliasi data pajak untuk memastikan keakuratan dan kepatuhan wajib pajak di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Bapenda optimistis target peningkatan PAD tahun 2025 dapat tercapai sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow