Pabrik Meja Biliar di Tulungagung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

Api yang berkobar sekitar pukul 22.30 WIB tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

13 Aug 2025 - 04:35
Pabrik Meja Biliar di Tulungagung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok
Petugas Damkar Tulungagung memadamkan api yang membakar gudang produksi meja biliar di Desa Gendingan, Kedungwaru. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang produksi meja biliar di Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada Selasa (12/8/2025) malam. Api yang berkobar sekira pukul 22.30 WIB tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

Gudang milik Bambang Yuliono itu diketahui menyimpan berbagai bahan baku pembuatan meja biliar, seperti kayu, triplek, hingga serbuk limbah penggergajian yang mudah terbakar. Kerugian yang ditimbulkan kebakaran ini ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kasi Operasional Damkarmat Tulungagung, Bambang Pidekso, mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekira pukul 23.15 WIB dan langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam serta dua unit truk suplai air ke lokasi.

“Kami tiba di lokasi sekira pukul 23.26, dan roses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Tidak ada kendala berarti, tapi api cepat membesar karena banyak material mudah terbakar, seperti kayu, triplek, dan serbuk gergaji,” jelas Bambang.

Menurutnya, sumber api diduga berasal dari puntung rokok yang mengenai serbuk kayu, meski penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Kedungwaru, AKP Sumaji, membenarkan dugaan sementara tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, api muncul dari area pemotongan triplek di bagian belakang gudang.

“Bahan-bahan di lokasi sangat mudah terbakar. Dugaan sementara karena puntung rokok, namun kami bersama tim Inafis masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran,” ujar Sumaji.

Ia menambahkan, saat kejadian gudang dalam kondisi kosong karena sudah tidak ada aktivitas produksi di malam hari. Petugas memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa.

Api baru berhasil dipadamkan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.40 WIB setelah menghanguskan seluruh bangunan dan peralatan produksi.

Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow