Optimalkan Pengelolaan Sampah TPA Tlekung, 3 Alat Incenerator Ditambah

Incinerator adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk membakar limbah padat pada suhu tertentu dengan tujuan mengurangi timbunan limbah secara efisien.

01 Oct 2023 - 07:15
Optimalkan Pengelolaan Sampah TPA Tlekung, 3 Alat Incenerator Ditambah
PJ Wali Kota Batu melihat mesin baru di TPA Tlekung Ahad (1/10/2023) (Foto : Michel Sima/SJP)

Kota Batu, SJP - Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai akan melakukan uji coba alat pembakar sampah yang digunakan di dua unit TPA Tlekung serta satu unit di Kelurahan Sisir. 

"Alhamdulillah, tiga alat incinerator telah tiba di TPA Tlekung. Semoga ini akan mempercepat pengolahan sampah residu yang tidak dapat diolah lebih lanjut. Rencananya, dua unit akan digunakan di TPA Tlekung, dan satu unit akan ditempatkan di Kelurahan Sisir," kata dia kepada suarajatimpost.com saat ditemui di TPA Tlekung, Ahad (01/10/2023).

Dia menjelaskan, Incinerator adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk membakar limbah padat pada suhu tertentu dengan tujuan mengurangi timbunan limbah secara efisien.

"Proses pembakaran ini pada suhu tinggi menghasilkan energi panas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik," ujarnya.

Aries Agung Paewai menerangkan, faktor penting dalam incinerasi adalah nilai energi panas yang terkandung dalam limbah yang akan dibakar.

"Ini tidak hanya memengaruhi efektivitas proses pembakaran, tetapi juga menentukan energi yang dapat dihasilkan setelah proses incinerasi selesai," jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu.

Manfaat dari penggunaan incinerator, kata Pj Wali Kota, antara lain kemampuannya untuk mengurangi volume limbah hingga 90 persen dan massa limbah hingga 75 persen sesuai dengan derajat dan komposisi limbah.

"Ini secara signifikan mengurangi volume sampah yang harus dibuang dalam jumlah besar," bebernya.

Dia merinci beberapa keunggulan dalam penggunaan incinerator: Pertama hemat lahan, meskipun memerlukan lahan untuk tempat pembakaran sampah, lahan yang dibutuhkan relatif tidak besar dibandingkan dengan metode sanitary landfill.

Kedua pengurangan volume sampah dalam pengelolaan limbah padat, incinerator dapat mengurangi volume sampah hingga 95 persen dan beratnya hingga 80 persem.

Ketiga, sumber listrik panas yang dihasilkan dari dalam incinerator dapat digunakan sebagai sumber energi listrik. keempat penanganan cepat Incinerator cocok untuk mengatasi jumlah limbah yang besar dalam waktu singkat.

"Pengelolaan sampah di TPA Tlekung mencakup penggunaan incinerator dan metode sanitary landfill," paparnya.

Aries Agung Paewai menerangkan sanitary landfill adalah metode pembuangan akhir sampah yang melibatkan penimbunan dan pemadatan sampah, kemudian ditutup dengan lapisan tanah sebagai penutup berkala.

"Metode ini digunakan untuk mengurangi risiko dampak negatif tumpukan sampah terhadap lingkungan," ungkapnya.

"Saya akan melakukan pemantauan langsung terhadap kegiatan di TPA Tlekung. Kami berharap tumpukan sampah yang telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan ini dapat diatasi, dan kami berkomitmen agar situasi serupa tidak akan terulang di masa depan. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan kesadaran bersama untuk mengelola sampah sejak awal," tandasnya. (*)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow