Ini Lima Oleh-Oleh Khas Madiun yang Wajib Dibawa Pulang

Madiun menawarkan berbagai oleh-oleh khas yang unik dan lezat, seperti brem, sambal pecel, lempeng puli, pentol corah, dan madumongso.

07 May 2025 - 09:00
Ini Lima Oleh-Oleh Khas Madiun yang Wajib Dibawa Pulang
Ilustrasi brem madiun. (Foto: Pinterest @sofianaputri369)

SUARAJATIMPOST.COM—Madiun punya banyak alasan untuk dikunjungi. Selain destinasi wisata dan sambutan hangat dari penduduknya, kota ini juga dikenal dengan oleh-oleh khas yang unik dan sulit ditemukan di tempat lain. Oleh-oleh ini bisa jadi pilihan sempurna sebagai buah tangan.

1. Brem Madiun 

Madiun terkenal dengan brem, makanan yang terbuat dari sari ketan yang difermentasi. Bentuknya balok padat berwarna putih kekuningan. Saat dimakan, brem akan mencair di mulut, memberikan rasa manis asam. Brem bisa menemukan di toko oleh-oleh atau pasar tradisional dengan harga terjangkau, jadi pastikan beli lebih dari satu.

2. Pecel Madiun 

Sambal pecel madiun terkenal dengan rasa pedas manis gurih. Terbuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu rempah seperti cabai, daun jeruk, dan gula merah. Sambal ini biasanya dikemas dalam plastik atau daun pisang. Pecel madiun bisa ditemukan di pusat oleh-oleh seperti Toko Laris di Jalan Cokroaminoto. Dengan penyimpanan yang tepat, sambal pecel ini bisa tahan lama.

3. Lempeng Puli

Lempeng puli, atau kerupuk puli, terbuat dari beras dan memiliki rasa gurih yang bisa membuat siapa saja ketagihan. Kerupuk ini tersedia dalam dua pilihan. Yakni yang sudah digoreng atau masih mentah. Sehingga praktis untuk dijadikan oleh-oleh.

4. Pentol Corah 

Bagi penggemar makanan pedas, pentol corah khas Madiun ini wajib dicoba. Terbuat dari kanji, tepung terigu, dan bumbu rempah, pentol corah sudah menjadi jajanan populer di Madiun sejak tahun 2000. Rasanya semakin nikmat dengan tambahan saus dan kecap. Oleh-oleh ini sangat cocok untuk dibawa pulang. Terutama bagi pencinta pedas.

5. Madumongso 

Camilan khas ini terbuat dari ketan hitam yang difermentasi menjadi tapai. Proses fermentasi ini memberikan rasa asam yang berpadu manis. Setelah itu, tapai dicampur dengan gula, santan, dan nanas. Lalu dimasak hingga teksturnya mirip dodol. Cita rasa unik ini menjadikan madumongso sebagai oleh-oleh khas yang wajib dicoba. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow