Masjid Tertua di Kota Mojokerto, Perpaduan Arsitektur Madinah dan Majapahit

Konsep pembangunan masjid ini mengusung perpaduan dua tema antara Masjid Nabawi yang berlokasi di Madinah dan Kerajaan Majapahit

22 Mar 2025 - 18:05
Masjid Tertua di Kota Mojokerto, Perpaduan Arsitektur Madinah dan Majapahit
Gaya arsitektur perpaduan Timur Tengah dan Majapahit. (Syaiful/SJP)

KOTA MOJOKERTO, SJP - Masjid Agung Al Fattah yang berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini memiliki arsitektur berbeda dengan masjid lainnya. 

Masjid yang berdiri megah di depan Alun-Alun Kota Mojokerto ini menyimpan segudang sejarah di Kota Onde-Onde. 

Ismail, salah satu pengurus takmir mengungkapkan, masjid itu berdiri sejak masa pemerintahan Bupati Mojokerto pertama, Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III atau Raden Ersadan pada tahun 1877.

"Sejarahnya dulu dibangun pada masa bupati pertama, Raden Ersadan. Masjid ini merupakan masjid tertua," kata Islamil, Sabtu (22/3/2025). 

Menurutnya, konsep pembangunan masjid ini mengusung tema Masjid Nabawi yang berlokasi di Madinah dan digabungkan dengan identitas Mojokerto yang identik dengan Kerajaan Majapahit.

Bagian pintu gerbang sangat mirip dengan gaya masjid ala Timur Tengah. Sementara ornamen dan atau ukirannya sangat mirip dengan gaya Kerajaan Majapahit. 

Ismail mengatakan, usia tiang masjid ini sudah ratusan tahun. Sejak pertama dibangun, tiang penyangga masjid masih asli, belum pernah direnovasi.

Kendati dilakukan renovasi, hanya dilakukan di bagian lain yang tidak substansi. Tujuannya hanya untuk merawat dan memperindah saja. 

"Berdiri sejak 148 tahun lalu. Tiangnya masih asli. Masih berdiri kokoh di pilar utama. Begitu pun dengan fondasinya," ujarnya. 

Masjid terbesar di Kota Mojokerto ini bisa menampung sebanyak 5.000 jamaah. "Cukup luas ini, 5 ribu orang mampu," tutupnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow