Mahasiswa Asal Jakarta Timur Tewas di Bawah Jembatan Tunggulmas Malang

Identitas korban terungkap melalui SIM C yang ditemukan di dalam dompet yang dibawa korban

10 Apr 2025 - 15:37
Mahasiswa Asal Jakarta Timur Tewas di Bawah Jembatan Tunggulmas Malang
ilustrasi: Tiwa

KOTA MALANG, SJP – Seorang pria ditemukan tewas di bawah Jembatan Tunggulmas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Kamis (10/4/2025). Korban diketahui seorang mahasiswa bernama Bintang Galuh Soburany asal Jakarta Timur.

Identitas korban diketahui dari SIM C yang ditemukan di dalam dompet yang dibawanya. Ada juga satu unit ponsel Samsung berwarna hitam yang masih terkunci. Sehingga tidak bisa diakses oleh pihak kepolisian.

Jenazah korban ditemukan oleh seseorang yang tengah mencari ikan sekitar pukul 05.30 WIB. Informasi itu disampaikan oleh Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta.

"Saksi melihat korban terbaring dengan kondisi kaki sebelah kiri terlipat kemungkinan patah, dan korban tidak bergerak. Namun, saksi tidak berani mendekat maupun memegang korban,” ujar Kompol Anang sebagaimana dilansir Beritasatu.com, Kamis (10/4/2025).

Petugas gabungan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Setelah saksi mata memberitahukan kepada Kapolsek Lowokwaru tentang adanya mayat tersebut, korban kemudian dibawah ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan autopsi.

“Petugas gabungan kemudian mengecek tempat kejadian perkara. Kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang,” jelasnya. 

Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap insiden meninggalnya seorang mahasiswa ini. "Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban," tutupnya.

Penulis: Maria Karolina Bupu, mahasiswa magang merdeka Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Editor: Ali Wafa

Catatan Redaksi: Berita ini mengalami perubahan. Foto kami gantikan dengan ilustrasi. Dalam foto sebelumnya, wajah korban sudah diblur, namun ada beberapa aspek yang tak layak untuk dikonsumsi publik, sehingga redaksi memutuskan untuk menurunkan foto. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow