Lonjakan Kendaraan Lebaran Diprediksi 242 Ribu per Hari, Infrastruktur Jalan Kota Batu Disorot
Lonjakan kendaraan dari berbagai daerah hampir selalu terjadi setiap tahunnya, dinilai oleh warga atas kesiapan infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas wisatawan maupun masyarakat lokal
KOTA BATU, SJP — Lonjakan arus kendaraan menuju Kota Batu saat libur Idulfitri diperkirakan mencapai angka tinggi. Dalam periode kurang dari 10 hari menjelang Lebaran 1477 Hijriah, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Batu diprediksi mencapai sekitar 242 ribu unit per hari.
Potensi kepadatan tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait kesiapan infrastruktur jalan di kota wisata tersebut. Sejumlah ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan, salah satunya di Jalan Abdul Gani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.
Layla Nur Fitriah salah satu warga sekitar pada Rabu (11/3/2026) menegaskan bahwa kondisi permukaan jalan yang rusak cukup merata. Aspal terlihat pecah dan berlubang di beberapa titik. Bahkan, sejumlah lubang memiliki kedalaman yang cukup signifikan sehingga membuat pengendara harus mengurangi kecepatan atau bermanuver untuk menghindarinya.
"Saya hampir jatuh saat hendak pulang ke rumah sepulang kerja, apalagi saat malam hari penerangan jalan juga kurang, sehingga cukup membahayakan warga dan pengguna jalan sekitar," tuturnya.
Lebih lanjut, ia juga menerangkan bahwa kondisi tersebut sudah terjadi cukup lama dan semakin parah karena belum ada tindakan yang signifikan dari pemerintah daerah.
Ia juga menambahkan hampir di sepanjang ruas banyak lubang, bahkan ada yang cukup dalam. Terlebih kondisi tersebut tidak sebanding dengan statusnya sebagai jalur wisata yang ramai dilalui kendaraan setiap hari.
“Ini jalur wisata yang setiap hari ramai kendaraan. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa berbahaya. Pengendara motor yang paling rawan jatuh,” katanya.
“Ini jalur menuju tempat wisata. Kalau tamu dari luar kota lewat sini dan melihat jalan rusak seperti ini tentu kurang bagus untuk citra Kota Batu sebagai kota wisata,” katanya.
Padahal menurutnya jalan Abdul Gani Atas termasuk salah satu jalur penting di Kota Batu. Ruas jalan ini menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata populer seperti Museum Angkut, Durian Fantasi, Kusuma Agrowisata, serta beberapa hotel besar seperti Aston Inn Batu dan Zam-Zam Hotel.
Apalagi selayani arus wisatawan, jalur tersebut juga menjadi akses utama bagi aktivitas masyarakat sekitar. Setiap hari jalan ini dilalui kendaraan pribadi, transportasi wisata, hingga kendaraan logistik.
"Kami ingin pemerintah segera melakukan perbaikan, setidaknya penambalan sementara sebelum lonjakan kendaraan saat Lebaran benar-benar terjadi," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

