Longsor di Pujon Malang Tutup Akses Jalan Utama dan Rumah Warga

Longsor melanda Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada 28 Januari 2025, menutup akses jalan dan mengancam rumah warga. BPBD Kabupaten Malang bersama berbagai pihak terus berkoordinasi untuk menangani dampak bencana dan memastikan keselamatan masyarakat. Waspada terhadap potensi longsor susulan dan segera tanggap untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan

28 Jan 2025 - 22:33
Longsor di Pujon Malang Tutup Akses Jalan Utama dan Rumah Warga
Tim Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Malang, bersama Muspika, PMI, KSB, dan organisasi kemasyarakatan lainnya, bergerak cepat menanggapi bencana longsor di Kecamatan Pujon Malang (doc. BPBD Kabupaten Malang)

MALANG,SJP — Bencana longsor terjadi pada Selasa malam,(28/1/2025), di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang mengancam akses jalan utama dan rumah warga. 

Longsor pertama kali dilaporkan sekira pukul 20.30 WIB, dan menutup jalan menuju Dusun Dadapan Etan, Dusun Cukal, Desa Bendosari. Material longsor menutupi jalan dan menghambat akses menuju dusun tersebut. 

Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi sejak siang hari, yang mengakibatkan tebing setinggi 4 meter dan lebar 6 meter longsor, menutupi jalan utama.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material masih dalam proses pendataan. 

Sementara itu, BPBD Kabupaten Malang segera merespons dengan mengerahkan personel dari Posko Tanggap Darurat Ngantang untuk melakukan peninjauan. 

Namun, karena terbatasnya penerangan dan cuaca hujan, pembersihan material longsor dijadwalkan akan dilanjutkan pada esok pagi.

Di tempat terpisah, longsor juga terjadi di Dusun Cukal, RT 01 RW 02, Desa Bendosari, sekira pukul 15.00 WIB, dengan tebing setinggi 8 meter dan lebar 4 meter longsor teapt di belakang rumah warga. 

Longsor ini berisiko besar menyebabkan longsor susulan yang dapat mengancam rumah warga.

Tiga rumah yang terdampak adalah milik Sutri (47) dengan jumlah 2 KK, 4 jiwa, kemudian rumah Purnomo (47) yang terdiri 1 KK, 5 jiwa), dan Rasimun (1 KK, 2 jiwa). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Muspika, perangkat desa, PMI, dan organisasi kemasyarakatan, untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami fokus pada penanggulangan potensi longsor susulan dan penyediaan bantuan, seperti terpal dan sembako, bagi warga yang terdampak," terang Sadono dalam keterangan resmi, Selasa (28/1/2025). 

Kendala yang dihadapi antara lain minimnya penerangan, cuaca hujan, dan kesulitan sinyal komunikasi.

Meskipun saat ini tidak ada warga yang mengungsi, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor lebih lanjut. 

Pihaknya bersama berbagai unsur terkait akan terus bekerja untuk mengatasi dampak bencana ini. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow