Lima Kali Pemilihan Ketua DPD, Golkar Nganjuk Evaluasi Dinamika Internal

Musda Golkar ke-11 mencatat lima kali pemilihan Ketua DPD Nganjuk. Dewan Pertimbangan menegaskan seluruh proses sesuai prosedur dan berharap soliditas kader meningkat meski dinamika internal masih terjadi.

07 Dec 2025 - 23:33
Lima Kali Pemilihan Ketua DPD, Golkar Nganjuk Evaluasi Dinamika Internal
Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Nganjuk Adi Wibowo (foto: kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Adi Wibowo, mengonfirmasi bahwa selama rangkaian penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar ke-11, telah tercatat lima kali proses pemilihan Ketua DPD Golkar Nganjuk berlangsung.

"Sejauh ini, dalam rentang penyelenggaraan Musda ke-11 yang dimulai beberapa bulan lalu, kita telah merekam lima kali proses pemilihan Ketua DPD yang telah dilaksanakan di Nganjuk yang telah menyelesaikan ajang internalnya," ujar Adi Wibowo, Ahad (7/12/2025).

Ia menjelaskan, dalam setiap proses tersebut, dinamika kompetisi berjalan keras dan menghasilkan eliminasi alami terhadap kandidat yang kalah.

"Setiap proses pemilihan ini, lima kali bertanding, kenyataannya dari pengalaman itu, setiap bertanding, yang kalah pasti out, kenyataannya turun satu persatu terus selama lima kali ini, dengan pengalaman itu, kita terus mengkaji biar tidak terulang lagi," jelasnya.

Adi menegaskan, seluruh proses pemilihan berjalan sesuai prosedur dan pihaknya berharap tidak terjadi lagi situasi serupa.

"Semua lima kali pemilihan berjalan dengan sesuai prosedur, kita tidak mau terulang kasus serupa seperti ini," tambahnya.

Ketua Dewan Pertimbangan Golkar itu juga berharap pengurus yang terpilih dapat segera bergerak memperkuat konsolidasi internal dan mempererat kekompakan kader.

"Kita berharap pengurus DPD yang terpilih itu bisa segera bergerak untuk memperkuat basis partai dan menjalankan program kerja yang selaras dengan arahan pusat," ungkapnya.

Terkait konflik di tubuh Golkar Nganjuk, Adi Wibowo tidak menampik bahwa perbedaan pendapat kerap terjadi. Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi soliditas eksternal partai.

"Kalau konflik di Golkar banyak. Karena disana banyak perbedaan, contohnya pendapat dan visi berbeda. Namun Adi menjelaskan, meskipun di Golkar ada masalah internal tapi kalau di luar kita satu, itulah ciri khas partai Golkar di Nganjuk," ucapnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow