Libatkan 2 Desa Bersinar 2023, BNNK Tulungagung Monev Ketahanan Keluarga

Desa Bersinar harus menjadi role model dalam membentuk Ketahanan Keluarga dari Narkoba.

23 Nov 2023 - 15:00
Libatkan 2 Desa Bersinar 2023, BNNK Tulungagung Monev Ketahanan Keluarga
Foto bersama usai kegiatan Monev Ketahanan Keluarga yang digelar oleh BNNK Tulungagung (Foto : BNKK Tulungagung)

Kabupaten Tulungagung, SJP - BNN Kabupaten Tulungagung melalui Tim Kerja Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) kembali bersinergi dengan 2 Desa Bersinar Tahun 2023.

Kegiata tersebut digelar selama 2 hari berturut-turut, Rabu (22/11/2023) hingga Kamis (23/11/2023) di Lotu’s Garden Café & Resto Tulungagung pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. 

Kegiatan ini dihadiri total sejumlah 60 orang stakeholder Desa Bersinar Tahun 2023, yang terdiri dari perangkat desa, Pengurus TP PKK, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda (Karang Taruna) Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru, serta Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru. 

Masih berkutat dengan Program Ketahanan Keluarga Berbasis Daya Pembangunan Desa, kegiatan kali ini merupakan akhir dari rangkaian program tersebut, yang bertajuk Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Advokasi Program Ketahanan Keluarga Berbasis Daya Pembangunan Desa. 

Sebelumnya, telah dilaksanakan rapat persiapan dalam rangka fasilitasi advokasi, dilanjutkan dengan koordinasi, rapat koordinasi, serta fasilitasi dan asistensi di sepanjang tahun 2023, dengan melibatkan Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru dan Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru sebagai Desa yang mendapat intervensi sebagai Desa Bersinar Tahun 2023.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan guna mengetahui outcome hasil kegiatan yang telah dilaksanakan di kedua desa tersebut, sekaligus mengevaluasi hasilnya. 

Dengan demikian, dapat diketahui sejauh mana kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan desa bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

Selain itu, dapat disimpulkan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus mencari solusi terbaik untuk menjaga kontinuitas program Desa Bersinar.

Ibu Rose Iptriwulandhani, S.Psi M.M, selaku Kepala BNNK Tulungagung dalam sambutannya menegaskan agar masyarakat Desa Bersinar mampu menjadi role model desa yang peduli dan aktif berpartisipasi dalam program Ketahanan Keluarga, desa yang mampu membina masyarakatnya untuk memiliki daya tangkal keluarga terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

Beliau juga berharap agar program ketahanan keluarga tidak terhenti pada monitoring dan evaluasi saja, tetapi juga memiliki kesinambungan di tahun – tahun berikutnya. 

Pada kesempatan ini, beliau juga melaksanakan penyerahan secara simbolis Media Informasi dan Edukasi P4GN berupa poster dan roll banner kepada pihak desa, sebagai sarana informasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta panduan tindakan pelaporan kasus peredaran gelap narkoba. 

“Mari, selamatkan keluarga kita, anak – anak kita dari ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?,” tandasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber disertai diskusi yang dipandu oleh Ketua Tim Kerja Seksi P2M, Bapak Suroso S.Sos MM. Narasumber dan tema materi kegiatan kali ini adalah sebagai berikut :

1.    Agung Wibawanto (Kepala Desa Pulerejo) dan Agus Waluya (Kepala Desa Plosokandang) dengan tema Pelaksanaan Program Desa Bersinar di Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru & Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwar

2.    Uma Lukianawati, S.Sos, Analis Ketahanan Sosial Budaya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tulungagung dengan tema Monitoring Fasilitasi dan Pembinaan Pemerintah Desa dalam Pelaksanaan Desa Bersinar Tahun 2023

3.    Dian Naufalia, SE (Kepala Bidang Sosial, Budaya & Partisipasi Masyarakat DPMD Tulungagung) dan Rudi Prastyo, SAP (Penggerak Swadaya Masyarakat Pertama, DPMD Tulungagung) dengan tema Monitoring Pemanfaatan Sumber Daya Pembangunan Desa dalam Pelaksanaan Program Desa Bersinar Tahun 2023.

Terdapat beberapa cacatan menarik dari pemaparan narasumber, salah satunya dari Bapak Agung Wibawanto selaku Kepala Desa Pulerejo. Beliau sangat bersemangat dan totalitas mendukung berbagai program kegiatan Desa Bersinar. 

Beliau juga berkenan untuk mengawasi dan memantau peredaran narkoba melalui prinsip berani tolak, berani rehabilitasi dan berani lapor untuk kontinuitas program Desa Bersinar. 

Beliau berharap kepada pembina fungsi desa yakni DPMD agar mampu mendukung implementasi P4GN dalam lingkup pemerintahan desa. 

Hal senada juga diungkapkan Bapak Agus Waluya selaku Kepala Desa Plosokandang. Beliau juga menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Bersinar. 

Selain itu, beliau juga menegaskan akan menindaklanjuti Program Pemberdayaan Alternatif berupa Pelatihan Sablon untuk warganya, dengan berkoordinasi dengan organisasi atau unit percetakan sablon Desa Plosokandang. 

Hal ini dilakukan demi pengembangan kreasi, inovasi serta produktivitas sablon hasil dari pelatihan tersebut. 

Sedangkan terkait program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), beliau juga berkenan untuk melanjutkan dan mendukung penuh dengan berkoordinasi dengan psikolog dan dokter, serta memberikan fasilitas lokasi dan SDM untuk acara kegiatan tersebut. 

Hal menarik juga diungkapkan oleh Ibu Dian Naufalia dari DPMD Tulungagung, bahwa Undang Undang Desa Nomor 6 tahun 2014 menyatakan bahwa desa memiliki kewenangan untuk membina masyarakat desa.

Terkait Desa Bersinar, beliau mengimbau pemasangan pamflet di warung - warung kopi sebagai media informasi dan edukasi terkait P4GN, dapat juga berupa tulisan Desa ini adalah Desa Bersih Narkoba di gapura masuk desa. 

Terkait Ketahanan Keluarga, beliau menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak dan kemampuan parenting yang baik dan benar. Dapat pula dilaksanakan olahraga vertikal untuk menghindari penyimpangan perbuatan negatif, serta mengedepankan PKK sebagai agen perubahan dalam membentuk karakter anak, remaja, dan masyarakat. 

Harapannya, kader PKK dapat membantu edukasi terkait P4GN terhadap lingkungan sekitarnya, khususnya keluarga. 

Senada dengan hal tersebut, Bapak Rudi Prastyo, SAP dari DPMD Tulungagung juga menambahkan terkait peran PKK. Beliau mengimbau kepada kader PKK agar mampu mengingatkan dan mengawasi keluarga, khususnya anak. 

Hal ini dengan pertimbangan lingkup pertemanan anak bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. 

Sedangkan Ibu Uma Lukianawati, S.Sos, dari Bakesbangpol Tulungagung menekankan agar masyarakat mampu mengelola Desa Bersinar secara transparan, partisipatif, akuntabel, dan berbasiskan pendayagunaan SDM di desa. 

Selain itu, beliau berharap agar mampu mewujudkan koordinasi dan kerja sama lintas pemerintahan dalam memfasilitasi kegiatan Desa Bersinar. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber : BNNK Tulungagung

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow