Lagi, Polisi Amankan 49 Anggota Perguruan Silat Usai Konvoi Anarkis di Jombang
Berdasarkan data kepolisian, seluruh remaja tersebut berafiliasi dengan salah satu perguruan silat yang sama. Saat ini, mereka tengah menjalani proses pendataan dan pembinaan intensif guna mendalami motif di balik aksi tersebut.
JOMBANG, SJP – Kepolisian Resor (Polres) Jombang bertindak tegas terhadap aksi konvoi anarkis yang dilakukan oleh oknum perguruan silat.
Sebanyak 49 remaja berhasil diamankan dalam dua gelombang operasi yang digelar sejak Jumat (16/1/2026) dini hari hingga siang hari.
Aksi yang meresahkan masyarakat ini diwarnai dengan tindakan provokatif, pelemparan terhadap kendaraan warga, hingga pelanggaran lalu lintas berat di sepanjang rute Jombang menuju Mojokerto.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengonfirmasi adanya penambahan jumlah oknum yang diamankan dari hasil pengembangan di lapangan.
"Pada operasi lanjutan, kami mengamankan 43 orang dan 27 sepeda motor di wilayah Peterongan dan sekitarnya. Jika digabungkan dengan operasi dini hari di Mojoagung sebanyak 19 orang, maka total yang saat ini berada di Mapolres menjadi 49 orang," ujar AKP Dimas, Jumat (16/1/2026).
Berdasarkan data kepolisian, seluruh remaja tersebut berafiliasi dengan salah satu perguruan silat yang sama. Saat ini, mereka tengah menjalani proses pendataan dan pembinaan intensif guna mendalami motif di balik aksi tersebut.
Sebelumnya, situasi mencekam sempat terjadi di kawasan Mojoagung pada Jumat dini hari.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menjelaskan bahwa massa konvoi tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga melakukan penyerangan fisik secara verbal maupun material kepada pengguna jalan.
"Para pelaku dilaporkan melempari kendaraan warga dan melontarkan makian, sehingga memancing kemarahan masyarakat sekitar," ungkap Kompol Yogas.
Merespons laporan tersebut, personel kepolisian melakukan penyekatan di titik strategis, termasuk jalur Ring Road Mojoagung.
Massa yang panik sempat berupaya melarikan diri ke pemukiman warga, namun berhasil dihadang oleh petugas dan warga yang telah bersiaga.
Dari operasi di wilayah Mojoagung, polisi menyita 12 unit sepeda motor. Dari 19 remaja yang tertangkap pada gelombang pertama, 13 orang merupakan warga Jombang, sementara 6 lainnya berasal dari Kediri.
Pihak kepolisian menduga kuat bahwa aksi ini telah direncanakan sebelumnya. Saat ini, seluruh pelaku beserta puluhan barang bukti sepeda motor telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Jombang untuk diproses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

