KPU Kota Kediri Gelar Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024
Partisipasi masyarakat Kota Kediri pada Pilkada 2024 ini mencapai 80 persen. Padahal KPU Kota Kediri menargetkan paritispasi pemilih di pilkada tahun ini hanya 75 persen.
KOTA KEDIRI, SJP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Acara puncak tahapan pilkada itu digelar di Hotel Lotus, Selasa (3/12/2024) malam.
Pelaksanaan kegiatan itu berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 18 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Hasilnya, untuk Pemilihan Wali Kota Kediri, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Vinanda dan Gus Qowim memperoleh 98.205 suara atau 56.82 persen. Sementara paslon nomor urut 2, Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono memperoleh 74.615 suara atau 43.17 persen.
Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian mengatakan, partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 di Kota Kediri cukup tinggi. Yakni mencapai 80 persen. Padahal pihaknya menarget 75 persen. Itu artinya, KPU Kota Kediri sukses melaksanakan Pilkada 2024.
“Jumlah tersebut termasuk sudah tinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Sedangkan di Pilkada tahun kemarin hampir 80 persen. Jadi bisa dibilang partisipasi pemilih naik,” ucapnya, Selasa (3/12/2024).
Terkait penetapan hasil Pilkada Kota Kediri, pihaknya tetap menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) setelah disampaikan ke KPU RI. Sedangkan untuk hasil rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur Jawa Timur, dokumen D hasilnya akan diantar KPU Jawa TImur.
“Jadi penetapan paslon terpilih menunggu surat resmi dari KPU RI. Untuk penghitungan suara pilgub kita menunggu undangan dari KPU Jatim,” bebernya.
Sementara itu, pelantikan wali kota dan wakil wali kota, diperkirakan akan digelar pada bulan Februari 2025. Diketahui, perjalanan regulasi Pilkada 2024 sampai hari ini terbilang lancar. Semua saksi tidak ada yang keberatan.
Tidak hanya itu, setiap kejadian yang tidak berpotensi dimitigasi dapat segera diantisipasi. Sehingga untuk penetapan hasil Pilkada 2024, hanya tinggal menunggu penetapan dan pelantikan oleh KPU.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para saksi paslon, dan jajaran anggota badan ad hoc di seluruh Kota Kediri, ormas, serta para tokoh masyarakat. Personel kepolisian dan TNI. (adv)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

