Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Sukorejo Bojonegoro, Pemilik Alami Luka Bakar
Rumah yang terbakar diketahui milik Maskur (72), seorang wiraswasta. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka bakar ringan sekitar 5 persen pada bagian telinga kiri dan kanan, dan telah mendapatkan penanganan dari tim PSC Kabupaten Bojonegoro.
BOJONEGORO, SJP – Kebakaran rumah terjadi di Jalan Brigjen Sutoyo, Desa Sukorejo RT 21/RW 05, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/4/2026) pagi.
Insiden tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada saklar yang digunakan secara bersamaan untuk kipas angin dan pengisian daya ponsel.
Peristiwa kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 09.55 WIB. Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kota pada pukul 10.26 WIB dari pelapor bernama Dheny (39). Selang dua menit kemudian, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Petugas Damkarmat tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pukul 10.31 WIB dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil suplai dari BPBD Bojonegoro. Api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar pukul 10.45 WIB.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Agus Salim yang memimpin operasi menyebutkan bahwa proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam upaya penanganan kebakaran tersebut.
"Rumah yang terbakar diketahui milik Maskur (72), seorang wiraswasta. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka bakar ringan sekitar 5 persen pada bagian telinga kiri dan kanan, dan telah mendapatkan penanganan dari tim PSC Kabupaten Bojonegoro," ucapnya.
Selain itu, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta, meliputi sejumlah barang elektronik seperti kipas angin, radio, tempat tidur, serta satu unit sepeda motor jenis PCX yang turut terbakar sekitar 20 persen.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan dua bangunan rumah di sekitar lokasi kejadian. Rumah milik Munirin berukuran 7x12 meter dengan nilai sekitar Rp600 juta, serta rumah milik Huda berukuran 6x8 meter senilai kurang lebih Rp300 juta, berhasil terhindar dari dampak kebakaran yang lebih luas.
"Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Setelah proses pemadaman, petugas Damkarmat juga memberikan edukasi kepada pemilik rumah dan warga sekitar terkait upaya pencegahan kebakaran serta langkah penanganan awal jika terjadi insiden serupa," tandasnya.
Sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya Damkarmat Kabupaten Bojonegoro Pos Kota, Polres Bojonegoro, Babinsa setempat, PSC Kabupaten Bojonegoro, BPBD Bojonegoro, serta masyarakat sekitar. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

