Korban Tewas Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Bertambah Jadi Empat Santri
Jumlah korban meninggal tragedi ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, bertambah menjadi empat santri. Jenazah terbaru ditemukan setelah tiga hari pencarian. Tim SAR masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban tertinggal.
SIDOARJO, SJP – Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus bertambah. Hingga Rabu (1/10/2025) sore, total empat santri dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah terbaru tiba di Ruang Dekontaminasi RSI Siti Hajar Sidoarjo sekitar pukul 14.55 WIB menggunakan ambulans milik RSUD Notopuro. Sesuai prosedur, tim medis langsung melakukan proses visum guna memastikan identitas serta kondisi korban.
Korban keempat ditemukan setelah tiga hari tertimbun reruntuhan bangunan musala yang ambruk pada Senin (29/9/2025) siang.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan melakukan proses evakuasi dengan bantuan alat berat serta cara manual untuk mengangkat puing-puing.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di bawah reruntuhan.
Sementara itu, RSI Siti Hajar dan RSUD Notopuro Sidoarjo telah menyiapkan puluhan kantong jenazah sebagai langkah antisipasi apabila ditemukan korban tambahan.
Informasi yang diterima menyebutkan, sejumlah jenazah akan dievakuasi dari reruntuhan musala Ponpes Al-Khoziny dan dibawa ke kedua rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD Notopuro Sidoarjo, dr Atok Irawan, membenarkan bahwa pihaknya sudah bersiap menerima korban tragedi.
“Betul, teknis pengiriman bisa di Siti Hajar dan juga RSUD Notopuro,” kata dr Atok, Rabu (1/10/2025). (**)
Editor: Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com
What's Your Reaction?

