Konjen Jepang Kunjungi LPK Ashabi Tulungagung, Bahas Kerja Sama Beasiswa dan Pengiriman Tenaga Kerja

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari kerja sama antara Konjen Jepang dengan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur yang sebelumnya dijalin di Surabaya.

30 Oct 2025 - 22:58
Konjen Jepang Kunjungi LPK Ashabi Tulungagung, Bahas Kerja Sama Beasiswa dan Pengiriman Tenaga Kerja
Konjen Jepang Bidang Informasi, Pendidikan, dan Kebudayaan, Morohira Kaori Seinse (depan tengah) saat berkunjung ke LPK Ashabi GP Anshor Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ashabi Ansor Tulungagung, Kamis (30/10/2025).

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari kerja sama antara Konjen Jepang dengan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur yang sebelumnya dijalin di Surabaya.

Dalam kunjungan tersebut, Konjen Jepang Bidang Informasi, Pendidikan, dan Kebudayaan, Morohira Kaori Seinse, menjelaskan bahwa kehadirannya di Tulungagung memiliki dua tujuan utama.

Pertama, meninjau langsung lokasi pelatihan bahasa Jepang di LPK Ashabi. Kedua, memahami kondisi dan kesiapan lembaga sebelum pengiriman tenaga kerja ke Jepang.

“Tujuan kami datang ke sini yang pertama adalah meninjau lapangan tempat belajar bahasa Jepang, dan yang kedua memahami situasi untuk mengirimkan tenaga kerja dari sini ke Jepang,” ujar Morohira Kaori.

Ia juga menyampaikan kesan positif terhadap semangat para peserta pelatihan di Tulungagung. Menurutnya, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam belajar bahasa Jepang serta keinginan kuat untuk bekerja di Negeri Sakura.

“Saya merasa senang sekali karena mereka sangat antusias dan bersungguh-sungguh belajar bahasa Jepang untuk bisa bekerja di Jepang,” ungkapnya dengan senyum puas.

Meski demikian, Morohira menegaskan bahwa kerja sama antara Konjen Jepang dan GP Ansor bukanlah bentuk perjanjian resmi antar pemerintah, melainkan kerja sama non-formal dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Kalau Konsulat Jepang sendiri tidak memiliki MoU karena itu ranah antar pemerintah, tetapi bekerja sama dengan GP Ansor ini merupakan bentuk kerja sama pertama kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang bisa semakin erat melalui program pengiriman tenaga kerja ini.

“Harapan saya, melalui tenaga kerja dari Indonesia yang bekerja di Jepang, hubungan persahabatan antara kedua negara semakin dekat,” tambah Morohira.

Sementara itu, Direktur LPK Ashabi Ansor Tulungagung, Anas Syaikhu, menjelaskan bahwa kunjungan Konjen Jepang ini sekaligus membahas beberapa program kerja sama baru, salah satunya di bidang pertukaran pelajar dan beasiswa.

“Dari hasil pertemuan tadi, ada kerja sama terkait pertukaran pelajar di bawah naungan Ansor. Selain itu, juga ada beasiswa khusus bagi guru-guru di LPK Ashabi agar kualitas SDM kami semakin meningkat,” terang Anas.

Menurut Anas, peluang bagi peserta untuk berangkat ke Jepang tetap dilakukan melalui jalur resmi dan seleksi ketat. Ia memastikan bahwa seluruh proses, termasuk beasiswa dan pertukaran pelajar, tetap mengutamakan standar yang telah ditetapkan.

“Semua tetap lewat jalur resmi. Meskipun ada program beasiswa dan pertukaran pelajar, tetap harus melalui tes. Bulan ini pendaftarannya sudah dibuka,” jelasnya.

Anas menambahkan, selama kunjungan tersebut, Morohira Kaori juga sempat berinteraksi langsung dengan para peserta pelatihan. Ia memberikan motivasi dan semangat agar para siswa terus meningkatkan kemampuan mereka.

“Tadi beliau sempat menyapa dan memberikan motivasi kepada anak-anak. Mudah-mudahan semangat mereka untuk belajar semakin tinggi,” tutup Anas. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow