Klagensrampat Lamongan Jadi Kampung Tanggap Hibernasi

Inovasi yang diusung Desa Klagensrampat diharapkan akan naik tingkat jadi desa wisata yang mengusung konsep sustainable tourism. 

06 Oct 2023 - 05:45
Klagensrampat Lamongan Jadi Kampung Tanggap Hibernasi
Penetapan Desa Klagensrampat Kecamatan Maduran sebagai kampung tanggap hibernasi (kominfo.jatimprov.go.id for SJP)

Kabupaten Lamongan, SJP - Desa Klagensrampat Kecamatan Maduran resmi dikukuhkan sebagai kampung tanggap hibernasi, yaitu hijau berseri dan berinovasi.

Penetapan itu dilakukan oleh Komandan Kodim 0812 Letkol Arm Ketut Wira Purbawan dan Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Kamis (5/10/2023) di Balai Desa Klagensrampat.

Wakil Bupati Lamongan, Abdul Rouf, menuturkan, Desa Klagensrampat memang patut disebut sebagai kampung tanggap hibernasi. 

Inovasi yang diusung Desa Klagensrampat diharapkan akan naik tingkat jadi desa wisata yang mengusung konsep sustainable tourism. 

Sustainable tourism adalah desa wisata yang memperhatikan dampak terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

"Inovasi yang dimiliki desa ini memang patut dijadikan pioner desa lain. Terutama sangat mengutamakan kelestarian lingkungan dalam mengelola desanya, semoga ke depan akan dijadikan desa wisata dengan konsep melestarikan lingkungan," tutur Abdul Rouf melalui rilis Humas Pemkab Lamongan, Jumat (6/10/2023).

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Pak Bro ini memberikan apresiasi terhadap Desa Klagensrampat yang meluncurkan dan merealisasikan inovasi rumah hijau (tanaman dan sayuran).

Rumah hijau tersebut adalah, rumah dengan tanaman toga, mengelola sampah organik menjadi pupuk organik, pupuk cair, budidaya magot, dan pengelolaan sampah non organik menjadi paving block, serta menjadi barang kreasi yang memiliki nilai ekonomi. Terlebih inovasi tersebut mengusung tema jemput bola.

Meskipun baru berjalan selama 1 bulan, kegiatan yang fokus di bidang lingkungan ini, diyakini mampu mengatasi permasalahan iklim, pemanasan global, dan sampah di wilayah setempat.

"Peresmian ini merupakan tindakan awal untuk melanjutkan inovasi megilan ini. Dalam mengimplementasikan desa tanggap hibernasi butuh konsistensi agar kampung ini dapat jadi iconic wisata yang peduli lingkungan dan tentunya dapat memutar perekonomian," tutur Komandan Kodim 0812 Letkol Arm Ketut Wira Purbawan saat memberikan sambutan pada kegiatan yang masih menjadi rangkaian HUT ke-78 TNI.

Satu suara dengan Letkol Wira, Koordinator Nasional Jaringan Kampung Tematik Bambang Irianto menegaskan, untuk bisa mewujudkan kampung tanggap hibernasi hingga desa wisata sustainable tourism dibutuhkan strategi dan manajemen yang baik dari pemerintah utamanya.

"Mari kita bergandeng tangan memberikan dukungan nyata kepada penggerak lingkungan. Karena saat ini dunia memasuki darurat iklim, yang mana penyebab utamanya ialah emisi," tegas Bambang.

Kepala Desa Klagensrampat Suliyono juga mengungkapkan, diresmikannya desa tanggap hibernasi ini menjadi titik awal dari masterplan yang dibangun untuk menyelamatkan lingkungan dan menjadikan sebagai desa wisata. (**)

Editor : Queen Ve
Sumber : kominfo.jatimprov.go.id

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow