Kisah Rawon Setan, Warung Legendaris di Tengah Kota Surabaya

Rawon Setan Surabaya sudah ada sejak 1950-an dan kini menjadi ikon kuliner malam. Dengan kuah hitam pekat dan daging empuk, warung legendaris ini jadi tujuan wisata kuliner utama di Kota Pahlawan.

14 Sep 2025 - 08:03
Kisah Rawon Setan, Warung Legendaris di Tengah Kota Surabaya
Rawon Setan Surabaya via google.com

SURABAYA, SJP – Rawon Setan, salah satu rawon paling terkenal di Surabaya, menyimpan perjalanan panjang sejak era 1950-an hingga kini menjadi ikon kuliner malam dan pagi hari di Kota Pahlawan.

Dilansir dari berbagai sumber, warung Rawon Setan pertama kali didirikan oleh Mbah Musiati sekitar tahun 1952-1953 di Embong Malang, Surabaya. Saat itu warung kecil ini buka pada jam yang tidak biasa: di tengah malam, melayani pekerja malam yang lapar. 

Nama “Rawon Setan” bukan karena rasanya sangat pedas, tapi karena warung itu dibuka saat malam hari—yakni sekitar pukul 02.00 WIB—yang dianggap ‘keras’ dan gelap.

Seiring waktu, Rawon Setan berkembang. Letak warung berpindah, jam operasional diperluas, hingga kini banyak varian cabang Warung Rawon Setan dikelola oleh cucu dan menantu dari Mbah Musiati, seperti Bu Sup, Mbak Endang, dan Lusi.

Ciri khas Rawon Setan adalah potongan daging yang tebal dan empuk, kuah rawon hitam pekat yang kaya rempah, serta tambahan taoge, sambal, bawang goreng, telur asin, tempe goreng dan kerupuk sebagai pelengkapnya. 

Kini, Rawon Setan bukan sekadar kuliner malam; sekarang menjadi jujukan wisata kuliner yang bisa dinikmati pagi dan siang hari karena popularitas dan kepercayaan pengunjung terhadap kualitas rasanya. (**)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow