Kejar Target Nasional, Kabupaten Malang Ngebut Bentuk Kopdes Merah Putih
Kabupaten Malang ngebut bentuk Koperasi Desa Merah Putih, targetkan 390 desa selesai akhir Juni untuk capai 80.000 koperasi se-Indonesia pada 12 Juli.
MALANG, SJP – Pemerintah Kabupaten Malang bergerak cepat untuk memenuhi target nasional pembentukan 75.000 hingga 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Indonesia hingga 12 Juli 2025, sesuai instruksi Presiden (Inpres) RI.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Chusni Mubarrok, menyampaikan bahwa Kabupaten Malang siap menjadi percontohan percepatan di tingkat nasional.
“Target awal dari Kementerian itu hanya 20 koperasi. Tapi sampai hari ini sudah ada 46 musyawarah desa (musdes) yang terlaksana. Kita ingin seluruh 390 desa di Kabupaten Malang selesai sebelum akhir Juni,” ujar Chusni, usai menghadiri sejumlah musdes bersama Sekretaris Kementerian (Sesmen) Koperasi RI dan jajaran Pemkab Malang, Sabtu (19/4/2025)
Menurutnya, percepatan ini bukan sekadar memenuhi target, melainkan upaya nyata dalam menjalankan amanat Presiden secara maksimal.
“Kita ingin membuktikan bahwa instruksi Presiden bisa kita laksanakan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya. Ini soal komitmen, dan Malang serius,” katanya.
Terkait kendala, Chusni menyebut proses di lapangan berlangsung cukup lancar.
“Alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti. Kalaupun ada tantangan soal wilayah atau komunikasi, itu bisa kita atasi dengan koordinasi yang baik. Pak Bupati, Pak Sekda, semuanya kompak,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, menjelaskan strategi utama percepatan berada pada penguatan peran camat.
“Kami libatkan camat secara penuh. Setiap hari mereka wajib melaporkan perkembangan musdes di wilayahnya. Ini jadi kunci percepatan di lapangan,” kata Nurman.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan legalitas koperasi turut menjadi perhatian. Pemkab siap memfasilitasi proses pembuatan akta notaris, terutama untuk 300 lebuh desa di 33 kecamatan yang menjadi pilot project.
“Desa-desa ini akan kami support penuh sebagai contoh. Selanjutnya akan kita replikasi ke desa-desa lain di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Dengan strategi yang terukur dan dukungan penuh lintas sektor, Nurman optimistis target akhir Juni bisa tercapai, bahkan mendahului tenggat nasional 12 Juli 2025 (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

