Kadinkes Nganjuk Buka Suara atas Pemulangan Pasien BPJS di RSD Kertosono

Pasca diberitakan karena mendapat komplain dari keluarga pasien BPJS yang dipulangkan sebelum kondisinya pulih, RSD Kertosono Nganjuk hingga saat ini masih enggan memberikan klarifikasi

05 Dec 2025 - 20:58
Kadinkes Nganjuk Buka Suara atas Pemulangan Pasien BPJS di RSD Kertosono
dr Tien Farida Yani Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Nganjuk (foto: kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Kasus pelayanan rumah sakit daerah (RSD) Kertosono Kabupaten Nganjuk kembali viral di media sosial setelah seorang pasien BPJS dinyatakan dipulangkan sebelum kondisi sepenuhnya pulih. 

dr Tien Farida Yani Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Nganjuk memberikan tanggapan terkait kasus di RSD Kertosono.

"Kami dari Dinkes sudah menyampaikan kepada Direktur (RSD Nganjuk) dr Suhariyono agar dikomunikasikan dengan baik terkait langkah-langkah yang diambil dan sekaligus dengan media yang meliput," ucapnya, Jumat (5/12/2025).

Menurut Tien Farida Yani, agar masyarakat tidak salah paham dengan kebijakan klinis yang diambil oleh DPJP, pasien harus ditangani sesuai panduan klinis dan alurnya.

"Untuk kunjungan sudah 3 kali, kalau memang memerlukan rujukan ke RSD yang lebih lengkap, bisa dilakukan sesuai indikasi medis, sifatnya hanya koordinasi dengan Dinkes, adapun struktur organisasi tersendiri," terang Kadinkes. 

Sebelumnya, pasca diberitakan karena mendapat komplain dari keluarga pasien BPJS yang dipulangkan sebelum kondisinya pulih, RSD Kertosono Nganjuk hingga saat ini masih enggan memberikan klarifikasi.

Bahkan, upaya wartawan untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak manajemen RSD Kertosono hingga Kamis (4/12/2025) belum membuahkan hasil. 

Beberapa kali saat mendatangi ruang pelayanan, dr Rita melalui stafnya selalu beralasan sedang ada acara di luar. 

Tak hanya itu, staf RSD Kertosono juga enggan memberikan nomor kontak dr Rita kepada awak media. Bahkan, nomor kontak wartawan suarajatimpost.com yang diberikan kepada pihak rumah sakit, hingga saat ini belum juga dihubungi.

"Nanti tak sampaikan ya pak, karena dua hari ini dr Rita masih ada keperluan dinas," kata salah seorang staf, Kamis (4/12/2025). (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow