Jembatan Cangar Memakan Korban Jiwa Lagi

Hingga saat ini, penemuan mayat pria di bawah Jembatan Kembar Cangar masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. Sejumlah temuan awal, termasuk adanya barang yang diduga milik korban di atas jembatan, menjadi petunjuk penting dalam mengungkap kronologi kejadian.

23 Apr 2026 - 13:35
Jembatan Cangar Memakan Korban Jiwa Lagi
Proses penurunan jenazah di RS Hasta Brata (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Setelah sebelumnya jembatan cangar digegerkan dengan dugaan bunuh diri dari MMA warga Trowulan Mojokerto pada 31 Maret 2026 lalu yang melompat dari ketinggian kurang lebih 30-40 meter, Pada Kamis (23/4/2026) kembali ditemukan jenazah pria di bawah jembatan cangar dengan pola yang hampir sama.

Kapolsek Bumiaji Anton Hendri Subagijo menguraikan bahwa korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area bawah jembatan dengan sejumlah barang diduga milik korban justru ditemukan berada di atas jembatan.

"Untuk barang-barang yang ditinggalkan berupa sandal dan satu unit sepeda motor. Temuan ini memperkuat dugaan awal bahwa korban berada di atas jembatan sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di bawahnya," urainya.

Lebih lanjut, ia menyebut pihak kepolisian menerima informasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Proses penyelidikan masih berlangsung dengan fokus pada olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan dari saksi di sekitar lokasi.

Dengan kembali ditemukannya korban di lokasi yang sama dan adanya indikasi barang pribadi tertinggal di atas jembatan, aparat kepolisian kini mendalami kemungkinan adanya kesamaan pola dengan kejadian sebelumnya. Namun, hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi terkait dugaan tersebut.

"Untuk kronologi dan identitas akan segera kami beritahukan apabila informasi yang dikumpulkan sudah lengkap," imbuhnya.

Sementara itu Relawan PMI Kota Batu Dodik membenarkan bahwa pihaknya turut melakukan proses evakuasi dan saat ini jenazah telah di bawa ke Rumah Sakit Hasta Brata.

"Proses evakuasi berjalan sekitar satu jam karena kondisi Medan yang cukup curam dan menunggu pihak kepolisian yang tengah melakukan olah TKP. Untuk identitas juga masih belum ada laporan pada pihak kami," pungkasnya. (*)

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, memiliki kecenderungan depresi, atau muncul pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow