Jelang Lebaran, Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan untuk 28.265 KPM

Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo, Jawa Timur, mulai menyalurkan bantuan pangan tahap awal kepada total 28.265 penerima manfaat di wilayah Kota Probolinggo. Bantuan ini dialokasikan untuk dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret 2026.

18 Mar 2026 - 17:00
Jelang Lebaran, Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan untuk 28.265 KPM
Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Kuswadi saat menyerahkan bantuan kepada warga. (Foto: Rizky Putra/SJP)

PROBOLINGGO, SJP–Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo, Jawa Timur, mulai menyalurkan bantuan pangan tahap awal kepada 28.265 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kota Probolinggo. 

Bantuan ini dialokasikan untuk dua bulan sekaligus, yakni periode Februari dan Maret 2026.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo, Kuswadi, mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ia menyebutkan, data penerima telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga penyaluran bantuan diklaim lebih tepat sasaran.

“Alhamdulillah, jumlah penerima bantuan pangan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari sebelumnya 16.968 penerima bantuan pangan, kini menjadi 28.265 penerima,” kata Kuswadi, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, Kuswadi menjelaskan bahwa Bulog menjalankan penugasan resmi dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mendistribusikan bantuan tersebut. 

Penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua bulan guna mempercepat distribusi serta memastikan bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. 

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Menurut Kuswadi, waktu penyaluran yang berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi salah satu pertimbangan utama. 

Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran, khususnya komoditas beras dan minyak goreng.

“Dengan adanya bantuan pangan ini, kami berharap masyarakat dapat mencukupi kebutuhan menjelang Lebaran tanpa harus membeli di pasar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, volume bantuan yang disalurkan di Kota Probolinggo untuk periode tersebut mencapai 565.300 kilogram beras dan 113.060 liter minyak goreng. Angka ini merepresentasikan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan sosial.

Kuswadi berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pangan menjelang hari raya.

“Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada momen Hari Raya,” tuturnya.

Sementara itu, secara nasional, Bulog telah menyiapkan stok bantuan pangan untuk dua bulan sebanyak 664,8 ribu ton beras serta 132,9 ribu kiloliter minyak goreng. 

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk mendukung pelaksanaan program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial di seluruh Indonesia. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow