Inkubator PLUT Bondowoso Perkuat Ekonomi Pelaku UMKM

Pemkab Bondowoso melalui PLUT KUMKM memperkuat pendampingan usaha mikro dan ultra mikro lewat inkubator bisnis, konsultasi usaha, hingga fasilitasi legalitas dan sertifikasi untuk mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing.

24 May 2026 - 12:20
Inkubator PLUT Bondowoso Perkuat Ekonomi Pelaku UMKM
Salah satu kegiatan yang mulai dilaksanakan di PLUT KUMKM Bondowoso, yang meghadirkan berbagai narasumber dalam sebuah kegiatan dialog tentang hilirisasi kopi specialty Bondowoso (foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat strategi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor penopang utama perekonomian daerah.

Melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), berbagai program pendampingan, pelatihan, hingga penguatan kapasitas usaha kini difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar mampu naik kelas dan lebih kompetitif.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni mengoptimalkan fungsi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Bondowoso sebagai pusat pendampingan dan pengembangan usaha masyarakat.

Pemerintah setempat ingin memastikan keberadaan PLUT tidak hanya menjadi fasilitas administratif, tetapi benar-benar menjadi ruang pembinaan terpadu bagi UMKM dari tahap perintisan hingga pengembangan pasar.

Kepala Diskoperindag Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, mengatakan, pemerintah saat ini tengah berupaya mendekatkan layanan kepada pelaku usaha kecil melalui sistem pendampingan yang lebih aktif dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

“PLUT Bondowoso saat ini sudah mulai beroperasi mendekati fungsi aslinya sebagai pendamping UMKM, usaha mikro dan ultra mikro agar bisa berkembang. Jadi bukan hanya tempat layanan biasa, tetapi menjadi tempat pelaku usaha mendapatkan solusi dan pendampingan usaha,” ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (2/5/2026).

Menurut Hergiar, saat ini PLUT Bondowoso telah memiliki empat inkubator usaha yang difokuskan untuk mendukung pengembangan UMKM. Keempat inkubator tersebut meliputi inkubator kuliner, kerajinan, agribisnis, dan digital.

“Dari empat inkubator itu, ujungnya bagaimana usaha kecil kita bisa semakin berdaya,” katanya.

Ia menjelaskan, selama pelatihan yang berlangsung enam hari kerja, antusiasme pelaku usaha mikro dan ultra mikro cukup tinggi. Bahkan, banyak peserta mengusulkan agar pelatihan dengan tema-tema tertentu kembali digelar, terutama terkait ekspor, kopi, dan digital marketing.

Hergiar menilai peluang ekspor tidak boleh hanya dinikmati pelaku usaha besar. Menurutnya, pelaku usaha mikro juga harus diberi akses dan pendampingan agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Ekspor jangan sampai hanya pada pelaku usaha besar saja. Bagaimana ekspor itu juga bisa dilakukan oleh usaha-usaha mikro kita, supaya dampak ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat kecil,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, PLUT kini telah didukung dua konsultan pendamping yang siap memberikan layanan setiap hari kerja. Kehadiran konsultan tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha menyelesaikan berbagai persoalan usaha secara langsung.

“Sekarang sudah ada dua konsultan yang standby di sini. Jadi kapan pun selama hari kerja, pelaku usaha bisa datang dan langsung ditemui konsultannya,” ungkapnya.

Pendampingan yang diberikan mencakup legalitas usaha, proses produksi, pemasaran, kemitraan, hingga akses pembiayaan. Selain itu, PLUT juga membantu pengurusan berbagai sertifikasi yang dibutuhkan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk.

“Biasanya masalah UMKM itu ada di legalitas, pendanaan, produksi, pembiayaan, dan sebagainya. Nah, itu sekarang sudah bisa kita dampingi, termasuk sertifikasi halal, NIB, dan sertifikasi lain yang diperlukan ketika mereka ingin menjual produk ke luar daerah maupun ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow