Ini Alasan kenapa Allah Mewajibkan Salat 5 Waktu, Sengaja Abai Bisa Kafir
Perintah salat 5 waktu memiliki keistimewaan karena disampaikan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mikraj. Bukan melalui malaikat Jibril seperti syariat lainnya.
SUARAJATIMPOST.COM—Salat 5 waktu adalah ibadah wajib yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT kepada umat Islam. Lebih dari sekadar ritual, salat mengandung hikmah spiritual dan sosial yang mendalam.
Perintah salat 5 waktu memiliki keistimewaan karena disampaikan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mikraj. Bukan melalui malaikat Jibril seperti syariat lainnya.
Menurut riwayat Imam Bukhari dan Muslim, awalnya salat diwajibkan sebanyak 50 kali sehari. Setelah Nabi Muhammad SAW berdiskusi dengan Nabi Musa AS, jumlahnya dikurangi menjadi 5 waktu, tetapi pahalanya setara dengan 50 kali salat.
Namun, masih banyak muslim yang mengabaikan kewajiban ini. Mengapa Allah SWT mewajibkan salat 5 waktu setiap hari? Berikut ini penjelasan lengkapnya.
Alasan kenapa Allah Mewajibkan Salat 5 Waktu
1. Salat sebagai Tiang Agama
Salat merupakan tiang agama dalam Islam, menjadi pembeda utama antara muslim dan non-muslim. Dalam rukun Islam, salat menempati urutan kedua setelah syahadat. Tanpa salat, keimanan seseorang menjadi rapuh, sebagaimana bangunan tanpa tiang penyangga.
2. Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar
Al-Qur’an menegaskan, salat bukan hanya bentuk pengabdian, tetapi juga pelindung moral. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Ankabut: 45, “Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar”. Ayat ini menunjukkan salat lima waktu menjadi benteng bagi umat Islam untuk menjaga akhlak dan menjauhkan diri dari perbuatan tercela.
3. Salat Menentukan Amal di Hari Kiamat
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari, “Yang pertama kali dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah salat. Jika salatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya. Jika salatnya rusak, maka rusak pula seluruh amalnya”. Salat menjadi penentu kualitas amal seseorang di akhirat, menjadikannya ibadah yang tidak boleh diabaikan.
4. Menghapus Dosa-Dosa Kecil
Salat lima waktu bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan rohani. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tak lepas dari dosa kecil akibat tekanan atau ujian. Salat menjadi sarana untuk mengisi ulang rohani dan menghapus dosa-dosa kecil.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Muslim, “Bagaimana menurut kalian jika di depan pintu rumah salah seorang dari kalian ada sungai, lalu dia mandi lima kali sehari dari sungai itu, apakah masih tersisa kotoran pada dirinya?” Para sahabat menjawab, “Tidak ada kotoran yang tersisa sedikit pun,” Nabi pun bersabda, “Begitulah salat lima waktu, Allah menghapus dosa-dosa dengan sebab salat itu”.
5. Menanamkan Nilai Disiplin
Salat lima waktu yang dilakukan pada waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya, mengajarkan kedisiplinan waktu. Dengan menjalankan salat tepat waktu, umat Islam belajar mengatur kehidupan secara teratur. Mulai dari ibadah hingga aktivitas sehari-hari. Nilai keteraturan ini menjadi fondasi kehidupan yang produktif dan bermakna.
6. Memperkuat Ukhuwah Islamiyah
Selain manfaat spiritual, salat juga memiliki dimensi sosial. Salat berjamaah di masjid memperkuat ukhuwah Islamiyah, yaitu persaudaraan sesama muslim. Umat Islam dari berbagai latar belakang bersatu dalam saf yang sama, menunjukkan kesetaraan di hadapan Allah SWT tanpa memandang status, pangkat, atau kekayaan.
Meski memiliki banyak hikmah, banyak umat Islam yang masih lalai menjalankan salat karena kesibukan, pekerjaan, atau kelelahan. Padahal, Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah: 238, “Peliharalah semua salatmu, dan (peliharalah) salat wustha. Berdirilah karena Allah (dalam salatmu) dengan khusyuk”.
Meninggalkan salat dengan sengaja tanpa alasan syar’i merupakan dosa besar. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Imam Ahmad, “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah salat. Barang siapa meninggalkannya, maka dia telah kafir”.
Salat 5 waktu adalah ibadah wajib yang mengandung hikmah luar biasa. Mulai dari memperkuat iman, menjaga akhlak, menghapus dosa kecil, menanamkan disiplin, hingga mempererat ukhuwah Islamiyah. Jangan biarkan kesibukan dunia menghalangi ibadah ini, karena salat adalah rahmat, ampunan, dan sumber keberkahan hidup. (*)
Sumber: Beritasatu.com
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

