Ibunda Wakil Wali Kota Surabaya Armuji Wafat karena Komplikasi Sirosis Hati
Ibunda Wakil Wali Kota Surabaya Armuji wafat usai tiga kali keluar masuk rumah sakit dalam dua bulan akibat sirosis hati dan komplikasi paru serta ambeien.
SURABAYA, SJP — Kabar duka datang dari keluarga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Ibunda tercinta, Painem binti Supardjo, meninggal dunia pada Kamis (7/8/2025) dini hari, setelah berjuang melawan sirosis hati dan sejumlah komplikasi.
Wafat di RS RKZ Surabaya Pukul 02.50 WIB
Almarhumah menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit RKZ, Jalan Diponegoro, Surabaya, sekitar pukul 02.50 WIB. Informasi duka ini juga tersebar melalui pesan broadcast yang menyebutkan waktu wafat sebagai pukul 03.00 WIB, dengan kalimat:
"Innalillahiwainnalillahirojiun, telah meninggal dunia Ibu Painem binti Supardjo, Ibu dari Bapak Armuji, pada Kamis (7/8) pukul 03.00 WIB. Semoga almarhum khusnul khotimah." tulis pesan tersebut.
Keluar Masuk Rumah Sakit selama Dua Bulan
Dalam pernyataannya usai pemakaman, Armuji mengungkapkan bahwa sang ibunda memang telah lama mengalami sakit yang cukup berat. Sejak dua bulan terakhir, almarhumah bahkan harus keluar masuk rumah sakit sebanyak tiga kali.
"Sakit. Dirawat sejak Minggu, keluar masuk tiga kali dalam dua bulan. Sakit sirosis," ujar Armuji, Kamis (7/8/2025).
Sakit utama yang diderita adalah sirosis hati, namun juga disertai komplikasi lain, yaitu ambeien dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi kesehatan ibunda Armuji menjelang akhir hayatnya.
"Ada ambeien, paru. Komplikasi akhirnya. Hari ini meninggal pukul 02.50 WIB," tambahnya.
Suasana Rumah Duka dan Penghormatan Terakhir
Rumah duka yang berlokasi di Jalan Penjaringan Sari II Blok D16, Surabaya, tampak dipenuhi oleh suasana haru. Sejak pagi hari, banyak warga, kerabat, serta pelayat yang berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dari informasi yang didapat, sejumlah karangan bunga dari berbagai kalangan tampak berjejer di sekitar kediaman, menandakan duka mendalam dari berbagai pihak atas kepergian almarhumah.
Dimakamkan di TPU Keputih
Sekitar pukul 10.30 hingga 10.32 WIB, jenazah almarhumah tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Surabaya. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, diiringi pembacaan doa bersama.
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji turun langsung ke liang lahat untuk menguburkan jenazah ibundanya, sebuah gestur penuh penghormatan dan kesedihan.
Sejumlah Pejabat Pemkot Surabaya Hadir
Prosesi pemakaman juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Surabaya, sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada Armuji. Beberapa pejabat yang hadir antara lain:
- Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama istri
- M Fikser, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- Anna Fajriatin, Asisten Administrasi Umum
- Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya
- Antiek Sugiharti, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)
Duka Mendalam bagi Armuji dan Pemkot Surabaya
Kepergian Painem binti Supardjo menjadi duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga Armuji, tetapi juga bagi lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat yang mengenal sosok Wakil Wali Kota tersebut.
Wali Kota Eri menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekurangan almarhum semasa hidup untuk dimaafkan, dan jika ada urusan yang belum selesai untuk segera diselesaikan dengan keluarga besar Armuji.
"Insyaallah malam nanti juga keluarga Pak Armuji akan mengadakan tahlilan. Kalau tidak ada uzur, tidak ada lara, monggo sangat rawuh (datang) di kediaman beliau. Mendoakan ibunda beliau. Semoga representasi jenengan semuanya diberikan surga jannah, tempat yang paling mulia," urainya.
Dengan usia 78 tahun dan riwayat penyakit yang panjang, almarhumah akhirnya berpulang setelah menjalani perawatan intensif, khususnya selama beberapa hari terakhir di RS RKZ. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

