Hari Terakhir Pencarian, Balita Hanyut di Blitar Ditemukan di Tulungagung

Pada hari terakhir pencarian, tim SAR berhasil menemukan MA seorang balita berusia 22 bulan asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar yang hanyut di saluran air depan rumahnya pada Minggu (18/5/2025). MA ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (24/5/2025) pukul 14.00 di aliran Sungai Brantas, Kabupaten Tulungagung.

24 May 2025 - 20:39
Hari Terakhir Pencarian, Balita Hanyut di Blitar Ditemukan di Tulungagung
Tim SAR saat melakukan evakuasi terhadap jenazah balita yang hanyut di saluran air depan rumahnya. (Foto : dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Pada hari terakhir pencarian Sabtu (24/5/2025), unit siaga SAR Malang bersama tim gabungan berhasil menemukan MA seorang balita berusia 22 bulan yang dilaporkan hanyut di saluran air depan rumahnya pada Minggu (18/5/2025) lalu.

MA berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Brantas Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung pada pukul 14.00 WIB atau pada radius 40 kilometer dari titik pertama dilaporkan hanyut.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza mengatakan, korban ditemukan pada hari ketujuh pencarian, sebelum petugas memutuskan menghentikan proses pencarian. Saat itu petugas hendak menurunkan perahu karet di aliran Sungai Brantas, dan korban tersangkut di pinggir.

"Alhamdulillah di hari ketujuh atau detik detik terakhir, korban berhasil ditemukan dan dilakukan evakuasi. Sekitar radius 40 kilometer dari titik awal dilaporkan hilang, masuk wilayah Kabupaten Tulungagung," kata dia, Sabtu (24/5/2025).

Yoni menjelaskan jasad korban dilakukan identifikasi oleh tim inafis Polres Tulungagung. Hasilnya, dinyatakan jasad tersebut merupakan balita berinisal MA asal Blitar yang dilaporkan hilang hanyut di saluran air depan rumahnya pada Minggu (18/5/2025) lalu.

Kondisi korban sudah sulit dikenali, dan ada beberapa luka pada bagian tubuh yang dikarenakan mengalami benturan.

"Kondisi korban secara visual agak sulit dikenali, kecuali dengan orang terdekat. Setelah dilakukan identifikasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, MA balita berusia 22 bulan asal Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar dilaporkan hilang hanyut di saluran air di depan rumahnya. Saat itu, ia sedang bermain air bersama keponakannya berusia lima tahun dan sang ibu sedang berada di dapur.

Kemudian, sang ibu mencoba memanggil sang anak dan tidak ada jawaban. Lalu, keponakannya mengatakan korban bermain di selokan dan terbawa arus yang saat itu sedang diguyur hujan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow