Harga Cabai di Sampang Capai Rp 120 Per Kilogram
Meski cabai itu kebutuhan pokok di rumah, kita masih pengiritan, soalnya terlalu mahal
SAMPANG , SJP - Kebutuhan pokok seperti cabai rawit di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan yang signifikan. Jika sebelumnya satu kilogram kisaran Rp 20 ribu, sekarang mencapai Rp 100 hingga 120 ribu.
Menurut Salamah, warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung mengatakan, bahwa kenaikan harga cabai tersebut masih baru-baru ini. Namun dirinya merasa kaget dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi.
"Kalau saat ini, meski cabai itu kebutuhan pokok di rumah, kita masih pengiritan, soalnya terlalu mahal," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Khairijah membenarkan atas kenaikan harga cabai tersebut. Alasannya, karena ketersedian barang di Kabupaten Sampang habis.
"Tak hanya itu, yang menjadi kendala naiknya harga cabai di Kabupaten Sampang juga tidak adanya impor dari luar yang masuk ke sini," ungkapnya, Kamis (23/1/2025).
Dijelaskan, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan lain. Sebab mengenai produksi cabai di Sampang merupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP). Baik menyangkut ketersediaan barang dan kendalanya.
"Apakah karena musim hujan atau yang lainnya. Saya tidak berwenang menjelaskan itu. Yang pasti di lapangan kenaikan barang tersebut akibat ketersediaan barang yang habis," pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

