Bencana di Malang: Kerugian Tembus Rp 32 Miliar, 437 Rumah Rusak

Kerugian meliputi infrastruktur jalan dan permukiman warga. Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Malang yang berhasil dihimpun, bencana banjir longsor mendominasi.

23 Jan 2025 - 20:59
Bencana di Malang: Kerugian Tembus Rp 32 Miliar, 437 Rumah Rusak
Atap rumah mengalami kerusakan akibat hujan deras (dok. BPBD Kabupaten Malang for SJP)

MALANG, SJP — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat kerugian akibat bencana sepanjang 2024 mencapai Rp 32 miliar. Kerusakan tersebut termasuk pada permukiman hingga infrastruktur.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, kerusakan akibat bencana selama kurun waktu pada 28 November 2024 lalu, hingga saat ini didominasi akibat curah hujan yang tinggi.

"Banjir dan tanah longsor mendominasi penyebab kerusakan itu sendiri," katanya, Kamis (22/1/2025).

Banjir dan longsor menjadi penyebab kerusakan itu sendiri. Seperti yang terjadi di Kecamatan Bantur, Sumbermaning Wetan, Pagak, Donomulyo, Ampelgading, Kalipare dan Kromengan dan hingga Ngantang.

Sadono juga merinci bahwa kerusakan infrastruktur mencapai Rp 32 miliar lebih. Sedangkan kerusakan permukiman warga mencapai Rp 3 miliar. 

"Kerusakan ringan sebanyak 387 rumah, rusak sedang 34 rumah dan rusak berat 16 rumah," tambahnya.

Tak hanya itu, Sadono juga membandingkan kerugian pada 2023 dan 2024.

"Kalau 2023 kerusakan sektor permukiman kurang lebih Rp1 miliar," tutupnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow