Gerbong Mutasi Perdana di Pemkot Blitar, Ratusan Pejabat Digeser
Gerbong mutasi perdana di Pemkot Blitar dilakukan pada Senin (13/10/2025). Totalnya ada 123 pejabat di lingkup Pemkot Blitar yang digeser.
KOTA BLITAR, SJP - Gerbong mutasi perdana Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dibawah kepemimpinan Syauqul Muhibbin-Elim Tyu Samba resmi dilakukan pada Senin (13/10/2025).
Setidaknya ada sebanyak 123 bergeser dari jabatannya selama ini. Mulai dari esselon II atau setingkat Kepala Dinas, esselon III dan esselon IV yang terkena mutasi.
Di mana, ratusan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Blitar yang menjalani pergeseran itu tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dilingkungan Pemkot Blitar.
"Hari ini kami melakukan promosi, mutasi pejabat esselon II, III, IV, fungsional dan struktural di Pemkot Blitar. Ini merupakan yang pertama dilakukan sejak saya dilantik menjadi Wali Kota pada 20 Februari 2025 lalu," terang Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Senin (13/10/2025).
Untuk pejabat esselon II atau setingkat Kepala Dinas ada tujuh orang yang dimutasi. Yakni Edy Wasono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), kini menjabat sebagai staf ahli.
Lalu, Dharma Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), kini bergeser menjadi staf ahli.
Kemudian, Hakim Sisworo yang sebelumnya kepala Disperindag kini menjabat sebagai kepala Diskominfotik. Kusno yang sebelumnya kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini menjabat sebagai asisten.
Parminto yang sebelumnya menjabat kepala DP3AP2KB dimutasi menjadi kepala Disperindag. Mujianto yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Diskominfotik sekarang menjadi kepala DP3AP2KB.
Terakhir, Yudha Budiono yang sebelumnya staf ahli dimutasi menjadi kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Pria yang akrab disapa Mas Ibbin ini menyebut bahwa mutasi ini bertujuan untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus promosi jabatan untuk pegawai.
"Harapan kami ke depan, Pemerintah berjalan profesional. Pergantian jabatan ini kami pastikan tidak mempengaruhi kinerja masing-masing OPD," ujarnya.
Dia juga menegaskan pelaksanaan mutasi ini merupakan hal yang lumrah di birokrasi. Diharapakan, usai mutasi ini bisa roda pemerintahan di Kota Blitar berjalan profesional. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

