Gerakan Penguatan Transisi PAUD Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Lamongan 

Implementasi program Gerai Si Dilan saya MPLS bertujuan menciptakan rasa nyaman siswa, sehingga siswa akan maksimal menerima pembelajaran di sekolah.

17 Jul 2024 - 21:00
Gerakan Penguatan Transisi PAUD Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Lamongan 
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melakukan launching masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024-2025 serentak di Kabupaten Lamongan ( Foto : Dok/Atmo/ SJP)

Kabupaten Lamongan, SJP - Program gerakan aksi penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Lamongan (Gerai Si Dilan), diyakini mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lamongan.

Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melaunching masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024-2025 serentak di Kabupaten Lamongan, Selasa (16/7) di SD N 1 Sidoharjo pagi ini, MPLS yang menyenangkan akan memberikan rasa nyaman siswa saat melakukan pembelajaran di sekolah.

"Implementasi program Gerai Si Dilan saya MPLS bertujuan menciptakan rasa nyaman siswa, sehingga siswa akan maksimal menerima pembelajaran di sekolah mendatang. Sehingga kegiatan belajar dan mengajar akan bisa dilakukan dengan berkualitas," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Soto menjelaskan, menciptakan mutu pendidikan yang berkualitas merupakan bentuk menyiapkan generasi emas.

Di mana pada tahun 2045 Indonesia memasuki 100 tahun. Usia emas tersebut tentu membutuhkan generasi emas, untuk melanjutkan pembangunan Indonesia.

"Pendidikan berkualitas memang menjadi komitmen Lamongan dalam rangka menciptakan generasi emas," jelas Pak Yes.

Kegiatan MPLS ini akan berlangsung selama dua minggu (15-26 Juli). Diterangkan oleh Wali Kelas 1 SD N 1 Sidoharjo Tika pada minggu pertama akan lebih fokus pada pengenalan lingkungan sekolah, sedangkan pada minggu kedua baru akan menyentuh assessment diagnostif kognitif dan non kognitif.

"Pada kegiatan MPLS sudah diberikan pokok dari Dinas Pendidikan, kemudian sekolah bisa berinovasi dari patokan tersebut," terang Tika. (***)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow