Gandeng Universitas Thailand, PCU Gelar Pameran Gambarkan Gubeng 30 Tahun ke Depan

Mahasiswa Indonesia-Thailand berkolaborasi membayangkan wajah baru Gubeng 30 tahun mendatang menjadi kawasan hijau, cerdas, dan sehat yang divisualisasikan lewat teknologi Augmented Reality di pameran “Projecting Cities”.

11 Nov 2025 - 22:30
Gandeng Universitas Thailand, PCU Gelar Pameran Gambarkan Gubeng 30 Tahun ke Depan
Ava (kiri) dan Jocelyn, dua mahasiswa PCU melihat lihat karya desain arsitektur kolaborasi mahasiswa Surabaya dan Thailand (Dok. PCU)

SURABAYA, SJP - Dilukiskan 30 tahun mendatang, kawasan Gubeng di tengah Kota Surabaya menjadi inspirasi karya mahasiswa arsitektur Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya (PCU) dan mahasiswa Silpakorn University Thailand.

Penggambaran itu ditampilkan dalam pameran bertajuk “Projecting Cities: Surabaya and Bangkok” yang berlangsung mulai 10-24 November 2025 di Gallery Gedung J, Kampus PCU Surabaya. 

Pameran tersebut merupakan ruang transformasi imajiner dari para mahasiswa lintas negara yang menggunakan area Gubeng, sebagai bahan visualisasi kawasan hijau, sehat, dan cerdas agar mencerminan kota berkelanjutan dalam 30 tahun mendatang. 

Kawasan Gubeng, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jantung aktivitas di Surabaya, kini menjadi titik awal untuk membayangkan masa depan kota metropolitan Surabaya. 

Menariknya, dalam pameran tersebut pengunjung dapat memanfaatkan pengalaman canggih Augmented Reality (AR) di smartphone hanya dengan memindai QR Code di smartphone. 

Visualisasi tersebut menampilkan kawasan Gubeng yang telah bertransformasi menjadi zona kesehatan dan komersial yang terhubung dengan rencana jalur LRT di sepanjang Kali Mas.

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan PCU sekaligus PIC kegiatan, Rully Samayanti menjelaskan, pameran ini merupakan hasil kolaborasi PCU dengan Silpakorn University yang kali ini ingin mengembangkan potensi kawasan Gubeng ke depan lebih baik.

“Ini merupakan tahun keempat kami berkolaborasi dengan Silpakorn University, berfokus pada riset dan desain kota berkelanjutan. Tahun ini, kami menyoroti kawasan Gubeng karena potensinya yang besar menjadi pusat kesehatan dan bisnis kota,” ujar Rully, Selasa (11/11/2025) 

Rully menyebutkan, pameran ini merupakan hasil kerja selama satu semester dari 71 mahasiswa PCU dan 40 mahasiswa Silpakorn University, yang menampilkan tujuh desain masterplan dan 72 maket bangunan. 

"Karya mereka mengusung konsep walkable city, city that cares, dan 15 minute city dengan integrasi ruang hijau, hunian, fasilitas publik, dan area komersial," jelasnya.

Selain pameran, Rully menuturkan, karya mahasiswa juga dilombakan secara hybrid dengan menghadirkan juri internasional dari Chulalangkorn University (Thailand), Tunghai University (Taiwan), serta profesional urban designer yang merupakan alumni PCU.

Rully menambahkan, kolaborasi ini bukan sekadar ajang belajar lintas budaya, tetapi juga latihan berpikir global di tengah tantangan nyata. 

“Mulai dari gempa saat kunjungan ke Bangkok hingga demonstrasi saat kunjungan ke Surabaya, semuanya jadi pelajaran penting tentang adaptasi dan ketangguhan arsitek masa depan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, PCU menegaskan perannya dalam mendidik arsitek muda yang tak hanya andal dalam perancangan, tapi juga peka terhadap isu global dan mahir memanfaatkan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk memvisualisasikan gagasan desain yang inovatif dan berkelanjutan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow