Gagal Rampas Motor dan Satroni Rumah, Pemuda di Probolinggo Babak Belur Dimassa

Warga yang sudah tersulut emosi segera menangkap dan menghujani pelaku dengan bogem mentah. Akibatnya, Safi'i mengalami luka parah di sekujur tubuh sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian.

06 Jan 2026 - 15:22
Gagal Rampas Motor dan Satroni Rumah, Pemuda di Probolinggo Babak Belur Dimassa
Petugas Polres Probolinggo melakukan penjagaan terduga pelaku di IGD. (Foto: Rizky Putra/SJP).

PROBOLINGGO, SJP — Aksi kriminalitas yang dilakukan Muhammad Safi'i (28), warga Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, berakhir tragis. 

Terduga pelaku menjadi bulan-bulanan massa setelah gagal melakukan aksi perampasan sepeda motor dan mengancam warga menggunakan senjata tajam di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi nekat pelaku bermula sekitar pukul 10.00 WIB di Desa Klampok. Safi'i mencoba menghadang seorang petani yang baru kembali dari sawah untuk merampas sepeda motornya. Namun, korban melakukan perlawanan. 

Meski gagal membawa kabur motor, pelaku berhasil merebut sebilah celurit milik korban sebelum melarikan diri.

Dua jam berselang, sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku kembali berulah dengan menyatroni kediaman Liami (69) di Dusun Sumuran, Desa Tanjungrejo. 

Di dalam rumah tersebut, pelaku mengancam Liami dan seorang penghuni lainnya, Marwa (63), menggunakan celurit yang didapatnya dari aksi sebelumnya.

Kapolsek Tongas, AKP Ahmad Jayadi, mengonfirmasi bahwa teriakan histeris korban menjadi titik balik pelarian pelaku.

"Terduga pelaku sempat mengancam dua penghuni rumah dengan celurit. Namun, saat salah satu korban berteriak minta tolong, pelaku panik dan melarikan diri ke arah persawahan," ujar AKP Ahmad Jayadi saat dikonfirmasi Selasa (6/1/2026). 

Pelaku sempat bersembunyi selama beberapa jam di tengah rimbunnya tanaman jagung untuk menghindari kejaran warga yang mulai mengepung lokasi. 

Sekitar pukul 17.30 WIB, saat mencoba keluar dari persembunyian menuju arah Rest Area Tongas, pelaku akhirnya terdeteksi.

Warga yang sudah tersulut emosi segera menangkap dan menghujani pelaku dengan bogem mentah. Akibatnya, Safi'i mengalami luka parah di sekujur tubuh sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian.

Guna menghindari tindakan anarkis lebih lanjut, petugas mengevakuasi pelaku ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Tongas untuk mendapatkan perawatan medis di bawah penjagaan ketat personel Polres Probolinggo Kota.

Selain melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga tengah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi berkas perkara.

"Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan barang bukti, termasuk sebilah celurit yang digunakan untuk mengancam korban. Kasus percobaan perampasan dan pengancaman ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow