Empat Desa di Malang Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Rusak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat empat desa terdampak, yaitu Desa Sidodadi, Bedali, Ketindan, dan Wonorejo.

04 Dec 2025 - 12:00
Empat Desa di Malang Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Rusak
Tim BPBD Kabupaten Malang saat mengidentifikasi atap rumah yang rusak akibat angin kencang. (Ist/SJP)

MALANG, SJP — Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Rabu (3/12/2025) sore. 

Peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya lima rumah warga mengalami kerusakan dan satu akses jalan sempat tertutup material pohon tumbang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat empat desa terdampak, yaitu Desa Sidodadi, Bedali, Ketindan, dan Wonorejo. 

Kerusakan paling banyak berupa kerusakan pada bagian atap rumah. Selain itu, akses jalan di salah satu desa sempat terhambat setelah pohon bambu tumbang dan menimpa kabel listrik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan bahwa tim reaksi cepat langsung diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima. Langkah awal yang dilakukan adalah asesmen cepat untuk memverifikasi dampak dan memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak.

"Tim langsung kami gerakkan begitu laporan masuk untuk melakukan kaji cepat dan memastikan kebutuhan warga terdampak," ujar Sadono, Kamis (4/12/2025). 

Menurut dia, kebutuhan mendesak warga sudah mulai dipenuhi. BPBD telah menyalurkan bantuan berupa terpal. Sementara itu, kebutuhan lain seperti matras, paket sembako, dan paket lansia sedang dalam proses distribusi ke lokasi.

Sadono memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penanganan dampak bencana dilakukan secara kolaboratif oleh BPBD bersama perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (TAGANA), dan relawan pos lapangan.

Kerugian materiel sementara akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp10 juta, yang didominasi oleh kerusakan atap rumah di empat desa terdampak. 

Pihak BPBD jhga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat hujan dengan intensitas ringan masih berlangsung di wilayah tersebut.

"Potensi cuaca ekstrem masih dimungkinkan terjadi, kami imbau warga untuk waspada," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow