Dua Remaja Bawa Kapak Ditangkap saat Mencuri di Pasar Bantur Malang

Barang yang biasa dicuri meliputi rokok, celana jeans, kain, serta uang tunai. Kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

06 Jul 2025 - 20:46
Dua Remaja Bawa Kapak Ditangkap saat Mencuri di Pasar Bantur Malang
Warung atau bedak yang disatroni dua maling inisial F dan RAP (doc. Humaspolres Malang for SJP)

MALANG, SJP— Dua remaja asal Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, berhasil diamankan oleh aparat Polsek Bantur, Polres Malang, pada Sabtu (5/7/2025) dini hari setelah kedapatan hendak mencuri di area bedak Pasar Bantur. Keduanya berinisial F (20) dan RAP (17).

Penangkapan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, setelah warga sekitar curiga dengan aktivitas kedua pelaku yang mondar-mandir di sekitar pasar.

Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian, yaitu obeng dan kapak.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar menyampaikan, kedua pelaku sudah berulang kali melakukan aksi pencurian di pasar yang sama sejak Oktober 2024 tahun lalu.

“Modus operandi yang mereka lakukan dengan membongkar kios yang tidak terkunci saat pemiliknya meninggalkan pasar pada malam hari. Barang yang biasa dicuri meliputi rokok, celana jeans, kain, serta uang tunai. Kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai jutaan rupiah,” ungkapnya, Ahad (6/7/2025).

Selain itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario, dua obeng, satu kapak, serta tas coklat dan celana pendek yang digunakan pelaku saat beraksi.

AKP Bambang menegaskan, pelaku RAP berstatus anak di bawah umur. Sehingga penanganannya dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Malang. Keduanya dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan juncto Pasal 65 KUHP karena dilakukan secara berulang.

"Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui sudah beberapa kali melakukan pencurian di pasar tersebut pada dini hari dengan membongkar kios yang tidak terkunci dan mengambil barang dagangan," tutupnya.

Pihak kepolisian berkomitmen meningkatkan intensitas patroli di area rawan kejahatan seperti pasar tradisional dan terus berkoordinasi dengan masyarakat untuk mencegah tindak kriminalitas.

Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan mendalam, dan polisi juga tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus serupa di lokasi lain. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow