Dua Laka Lantas di Tulungagung Terjadi dalam Semalam, Dua Nyawa Melayang
Dua kejadian kecelakaan maut terjadi dalam semalam di Tulungagung. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
TULUNGAGUNG, SJP—Dua insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di dua lokasi berbeda dalam rentang waktu hanya beberapa jam di Kabupaten Tulungagung pada Senin (7/7/2025) dini hari. Dua orang tewas dan dua lainnya luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana mengatakan, laka pertama terjadi di Jalan Raya Desa Wajaklor, Kecamatan Boyolangu, sekira pukul 19.00 WIB.
Sepeda motor bernopol AG 5210 RAY yang dikendarai oleh Safaul Maulana Sesar (15), pelajar asal Desa Plandaan, Kedungwaru, diduga kehilangan kendali dan terjatuh sebelum akhirnya bertabrakan dengan sebuah mobil pikap yang belum diketahui identitasnya.
Menurut Ipda Gerry Permana, saat kejadian, korban diketahui sedang berkendara bersama rombongan empat motor lainnya.
“Rombongan empat kendaraan roda dua sampai di TKP. Korban bersama temannya terlibat kecelakaan. Dimungkinkan korban kehilangan kendali lalu terjatuh. Dari arah berlawanan datang kendaraan roda empat yang kemudian menabrak korban,” jelasnya, Senin (7/7).
Akibat benturan keras, Safaul mengalami luka parah di bagian kepala dan sempat dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung sebelum kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan.
Sementara temannya yang dibonceng, Muhammad Junda (16), hanya mengalami luka ringan. Namun hingga kini, dia masih menjalani perawatan.
Beberapa jam setelah kejadian tersebut, kecelakaan tragis kembali terjadi di Jalan Raya Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, pada Senin (7/7/2025) sekira pukul 01.00 WIB.
Kecelakaan melibatkan mobil pikap Daihatsu bernopol AG 9725 R yang dikemudikan Ahmad Sudirman (35), warga Desa Gedangan, Karangrejo.
Mobil pikap ini terlibat kecelakaan dengan sepeda motor dengan nopol AG 4408 EBK yang dikendarai Begti Setyo Wibowo Pamungkas (30), warga Kabupaten Kediri.
Menurut laporan, mobil pikap tersebut berhenti di badan jalan sisi selatan menghadap ke barat tanpa memberikan tanda peringatan. Saat itu, motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur dan langsung menabrak pikap yang berhenti tersebut.
Benturan keras mengakibatkan Begti mengalami luka berat. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun kemudian dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan.
Sementara pengemudi mobil pikap, yakni Ahmad Sudirman, dilaporkan dalam kondisi sehat dan telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Satlantas Polres Tulungagung kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kedua peristiwa tersebut. Petugas mengimbau seluruh pengendara agar selalu waspada, menjaga kecepatan, serta memperhatikan kondisi sekitar jalan untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati. Terutama di malam hari. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan selalu perhatikan rambu lalu lintas,” pungkas Ipda Gerry. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

