Dua Hari Pencarian, Wisatawan Hilang di Pantai Sine Tulungagung Ditemukan Tewas

Jenazah Muhammad Attaya Ulum (20), wisatawan asal Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang, ditemukan tergeletak di batu karang sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian.

09 Feb 2026 - 14:00
Dua Hari Pencarian, Wisatawan Hilang di Pantai Sine Tulungagung Ditemukan Tewas
Tim Sar evakuasi jenazah wisatawan Malang yang hilang tenggelam di Pantai Sine Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP — Setelah operasi pencarian selama dua hari, korban yang dilaporkan hilang tenggelam di pantai Sine Tulungagung akhirnya ditemukan pada Senin (9/2/2026). 

Jenazah Muhammad Attaya Ulum (20), wisatawan asal Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang, ditemukan tergeletak di batu karang sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, menyatakan bahwa keberadaan jasad korban pertama kali diketahui oleh personel potensi SAR setempat sekitar pukul 05.45 WIB. Saat ditemukan, kondisi permukaan air laut diketahui sedang surut.

"Awalnya ada nelayan yang hendak melaut, namun ia melakukan patroli terlebih dahulu dengan menyusuri pinggiran pantai. Ia kemudian melihat korban tergeletak di batu karang," jelas Iptu Nanang.

Informasi tersebut segera dilaporkan kepada tim SAR gabungan yang telah bersiaga melakukan operasi pencarian selama dua hari terakhir. Sekitar pukul 06.30 WIB, tim SAR menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban.

"Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung," tambah dia.

Saat ditemukan, kondisi fisik jasad korban dilaporkan masih utuh dan cukup baik sehingga mudah untuk diidentifikasi. Dipastikan bahwa jasad tersebut adalah korban yang hilang saat berupaya menyelamatkan pengunjung lain yang nyaris tenggelam.

Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu (8/2/2026). Saat itu, korban bersama tiga rekannya sedang beraktivitas di Pantai Sine. Mereka kemudian melihat dua wisatawan asal Ponorogo berteriak meminta tolong karena mengalami kesulitan bernapas saat berenang di muara sungai.

Merespons hal tersebut, empat orang termasuk korban segera berenang untuk memberikan pertolongan. Namun nahas, akibat arus yang kuat, keempatnya kehabisan tenaga dan berusaha kembali ke tepian. 

Tiga orang berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai, namun korban tidak mampu mencapai daratan dan tertahan di tengah.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berupaya memberikan bantuan menggunakan perahu. Setelah berhasil mengevakuasi dua wisatawan asal Ponorogo, warga bermaksud menolong korban, namun korban telah hilang tenggelam. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow