DPRD Batu Minta Pengisian Jabatan Strategis Dipercepat
Ketua DPRD Kota Batu Didik Subianto menilai penataan sumber daya manusia yang tepat akan menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja pemerintahan daerah sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal di tengah dinamika perubahan struktur birokrasi.
KOTA BATU, SJP — Gelombang pensiun sekitar 100 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu pada 2026 mendapat perhatian dari kalangan legislatif.
Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subianto menilai kondisi tersebut harus segera diantisipasi agar tidak mengganggu stabilitas birokrasi maupun pelayanan publik.
Politisi yang akrab disapa Kaji Bianto itu pada Selasa (10/3/2026) pemerintah daerah perlu bergerak cepat menyiapkan pengisian jabatan yang akan kosong, terutama pada level pimpinan tinggi pratama. Apalagi sejumlah posisi strategis saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
“Situasi ini harus segera disikapi. Jangan sampai kekosongan jabatan terlalu lama karena bisa berdampak pada efektivitas kinerja perangkat daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan proses pengisian jabatan perlu dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi melalui mekanisme seleksi terbuka. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Didik juga menyoroti tingginya angka pensiun dari kalangan tenaga pendidik yang mencapai sekitar 75 orang dari total ASN yang akan purna tugas tahun ini.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar tidak berdampak pada keberlangsungan layanan pendidikan.
“Regenerasi harus disiapkan sejak sekarang, terutama untuk sektor pendidikan. Jangan sampai kekurangan tenaga guru di sekolah,” katanya.
Selain itu, DPRD juga mendorong agar momentum pergantian pejabat ini dimanfaatkan sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas birokrasi di Batu. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

