DPR RI Dorong Percepatan Normalisasi Kali Avur Demi Sejahterakan Petani Tuban

Komisi IV DPR RI mendorong percepatan normalisasi Kali Avur di Tuban guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Dalam dialog bersama kelompok tani di Desa Plumpang, Anggota DPR RI H. Eko Wahyudi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengoptimalkan fungsi irigasi.

05 Aug 2025 - 23:21
DPR RI Dorong Percepatan Normalisasi Kali Avur Demi Sejahterakan Petani Tuban
Anggota Komisi IV DPR RI H. Eko Wahyudi usei berdialog dengan kelompok tani di Desa Plumpang Kabupaten Tuban didampingi ketua HIPPA Desa Plumpang Nur Aksan ( Foto : Atmo/ SJP)

TUBAN, SJP – Komisi IV DPR RI menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses normalisasi irigasi Kali Avur di Tuban sebagai langkah strategis meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI H. Eko Wahyudi dalam forum dialog bersama kelompok tani di Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Tuban, Selasa, 5 Agustus 2025.

"Kali Avur ini adalah urat nadi pertanian bagi ribuan hektare lahan di Tuban. Tanpa aliran air yang lancar, petani akan kesulitan," kata Eko Wahyudi dalam sambutannya.

Dialog dan peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI H. Ali Mufti, Kepala BBWS Bengawan Solo Gatut Bayuadji, perwakilan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian, hingga Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban.

Politikus Partai Golkar itu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan normalisasi kali dan optimalisasi sistem irigasi.

“Kami mendorong sinergi antara petani, pemerintah pusat dan daerah, termasuk DPR RI, agar fungsi Kali Avur kembali maksimal,” ujarnya.

Eko juga menyampaikan apresiasinya terhadap Komisi V DPR RI yang dinilai aktif dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur irigasi, termasuk untuk wilayah Plumpang dan Widang yang rawan terdampak banjir dan kekeringan.

Dalam kesempatan yang sama, H. Ali Mufti menyatakan bahwa kolaborasi lintas komisi di DPR merupakan bentuk nyata dukungan terhadap swasembada pangan.

“Kami di Komisi V akan terus mengawal persoalan irigasi ini sampai tuntas di Senayan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BBWS Bengawan Solo, Gatut Bayuadji, menyebut pengelolaan sungai Bengawan Solo dan anak sungainya memerlukan keterlibatan multipihak.

“Penanganan banjir dan irigasi tak bisa dilakukan sendiri. Harus melibatkan pemerintah pusat, pemda, kehutanan, dan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, hanya dengan kerja bersama, dampak banjir bisa dikurangi dan ketersediaan air bagi pertanian dapat terjaga secara berkelanjutan.

Langkah-langkah percepatan normalisasi Kali Avur ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan kelompok tani, terutama yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dari wilayah Plumpang dan Widang. Dengan sistem perpompaan dan irigasi yang terpadu, DPR RI optimistis produktivitas panen bisa meningkat.

“Insyaallah, jika suplai air kita kelola dengan baik, hasil panen meningkat, petani sejahtera, dan kita bisa menuju pertanian yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkas Eko Wahyudi. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow