Diperta Kabupaten Probolinggo Temukan Dua Kasus Cacing Hati pada Sapi Kurban

Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo menemukan dua kasus cacing hati pada sapi kurban saat pemeriksaan hewan kurban di sejumlah titik pemotongan luar RPH pada Iduladha 1447 Hijriah. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan imbauan agar bagian hati yang terinfeksi tidak dikonsumsi.

28 May 2026 - 17:15
Diperta Kabupaten Probolinggo Temukan Dua Kasus Cacing Hati pada Sapi Kurban
Kabid Keswan dan Kesmavet Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto (kiri) memeriksa organ dalam hewan kurban. (Foto : Diperta)

PROBOLINGGO, SJP – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lokasi pemotongan sementara, di luar Rumah Potong Hewan (RPH) saat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua kasus cacing hati pada sapi kurban di wilayah Kecamatan Kraksaan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto menjelaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan daging dan jeroan hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi dan memenuhi standar kesehatan pangan.

“Pengawasan ini bertujuan mendata titik pemotongan hewan kurban di luar RPH, mengetahui jumlah ternak kurban serta memastikan daging dan jeroan yang dibagikan memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” ujar Niko.

Hingga sementara ini, Diperta mencatat terdapat sekitar 130 titik pemotongan hewan kurban di luar RPH. Pemeriksaan juga dilakukan di beberapa RPH seperti RPH Krejengan, Maron dan Banyuanyar serta sejumlah masjid besar dan instansi yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

“Dari hasil pemeriksaan hari ini ditemukan dua kasus cacing hati pada sapi di Kecamatan Kraksaan. Temuan itu langsung kami sampaikan kepada takmir masjid agar bagian hati yang terinfeksi tidak dikonsumsi,” jelasnya.

Niko menerangkan, hati yang terinfeksi cacing biasanya memiliki benjolan atau permukaan tidak rata saat diraba menggunakan sarung tangan. Jika setelah diiris ditemukan cacing berbentuk lembaran panjang, maka organ tersebut dinyatakan positif cacing hati.

“Apabila masih ada bagian hati yang kondisinya baik, tetap boleh dikonsumsi asalkan dimasak hingga benar-benar matang, minimal 15 sampai 20 menit setelah air mendidih agar parasit dan bakteri mati,” terangnya.

Dalam kegiatan pengawasan tersebut, Diperta juga mengapresiasi panitia kurban yang telah menerapkan standar higiene sanitasi dengan baik, seperti memisahkan daging, tulang dan jeroan menggunakan wadah berbeda serta menyediakan tempat pencucian organ dalam menggunakan air bersih.

“Kami mengapresiasi panitia kurban yang sudah memperhatikan kebersihan selama proses penyembelihan dan distribusi daging. Hal ini penting untuk menjaga keamanan pangan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, petugas juga mengingatkan pentingnya penggunaan pisau sembelih yang tajam agar proses penyembelihan sesuai kaidah kesejahteraan hewan dan tidak menyebabkan ternak stres.

“Kami masih menemukan alat sembelih yang kurang tajam dan sudah kami ingatkan kepada panitia agar menjadi perhatian ke depan. Pisau yang tajam akan membuat proses penyembelihan lebih baik dan hewan tidak tersiksa,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara hingga 27 Mei 2026 malam, jumlah hewan kurban yang telah dipotong di Kabupaten Probolinggo mencapai 1.591 ekor. Pengawasan kurban tahun ini melibatkan 14 dokter hewan bersama petugas teknis kecamatan dan inseminator buatan dengan total sekitar 70 personel.

Ke depan, Diperta Kabupaten Probolinggo berencana memperkuat program pemberian obat cacing secara rutin pada ternak guna mencegah kasus serupa kembali terjadi.

“Jika ternak rutin diberikan obat cacing setiap tiga bulan sekali, Insya Allah kasus cacing hati dapat dicegah. Karena itu kami akan memperkuat program cacingisasi pada sapi, kambing, domba dan ternak lainnya,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow