Dipercaya Jadi Tuan Rumah ICLJ ke-10, UIN Malang Tambah Jejaring Riset Tingkat Global
Kepercayaan menjadi tuan rumah ICLJ 2026 mempertegas reputasi UIN Malang sebagai pusat kolaborasi akademik internasional dalam pengembangan ilmu hukum, riset, dan publikasi ilmiah.
MALANG, SJP – Kepercayaan menjadi tuan rumah The 10th International Conference on Law and Justice (ICLJ) 2026 menjadi penanda semakin kuatnya reputasi akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat internasional.
Melalui kolaborasi dengan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta Universitas Malaya, UIN Malang mempertegas komitmennya dalam memperluas jejaring riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan ilmu hukum yang berkeadilan di tingkat global.
Konferensi bertema Reimagining Law and Justice: Bridging Inequality and Protecting the Vulnerable in a Changing World itu, berlangsung pada 6–7 Juli 2026 di Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Jen Suites Resort & Convention Malang.
Forum ilmiah tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari berbagai institusi untuk bertukar gagasan serta membahas berbagai isu hukum dan keadilan di tengah perubahan dunia.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., M.DC., menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Syariah UIN Malang yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan ICLJ ke-10.
"Kami sangat berterima kasih kepada UIN Malang. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ICLJ yang ke-10. Kami terus berupaya agar konferensi ini berkembang dari tahun ke tahun, baik dari sisi kualitas maupun jumlah peserta. Alhamdulillah, penyelenggaraan di Malang mendapat antusiasme yang sangat baik," ungkap Prof. Maksum.
Ia mengatakan, atmosfer akademik Kota Malang menjadi salah satu kekuatan yang mendukung berkembangnya kolaborasi keilmuan. Karena itu, sinergi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan mampu memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu hukum dan keadilan di tingkat global.
Sementara, Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., menilai kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya merupakan kehormatan sekaligus momentum untuk memperluas kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi.
"Terima kasih kepada Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta yang telah mengajak kami bekerja sama dalam penyelenggaraan The 10th International Conference on Law and Justice (ICLJ) 2026. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, baik lintas institusi maupun lintas negara," pungkasnya. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

