Dilaunching Serentak, Bupati Gresik Petakan Potensi Bisnis 356 Kopdes Merah Putih

Setelah dilaunching, sebanyak 356 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Gresik siap beroperasi. Sejumlah potensi bisnis pun bisa dilakukan oleh program inisiasi Presiden Prabowo Subianto itu.

21 Jul 2025 - 20:59
Dilaunching Serentak, Bupati Gresik Petakan Potensi Bisnis 356 Kopdes Merah Putih
Foto: Kabupaten Gresik mengikuti launching serentak kelembagaan 80.000 unit Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes) Merah Putih secara daring, Senin (21/7/2025). (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP — Kabupaten Gresik menjadi salah satu kabupaten yang turut serta dalam launching kelembagaan 80.000 unit Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes) merah putih secara daring, Senin (21/7/2025).

Turut dihadiri perwakilan sebanyak 356 Kopdes Merah Putih Kabupaten Gresik, kegiatan launching serentak itu dipusatkan di Kopdes Merah Putih Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengatakan, pengembangan pemetaan potensi bisnis sebanyak 356 Kopdes di Gresik akan menyesuaikan potensi daerah masing-masing.

"Pengembangan bisnis kita sesuaikan potensi masing-masing, seperti daerah utara banyak potensi perikanan dan daerah selatan banyak pertanian. Kemudian untuk wilayah Bawean bisa juga sebagai holding untuk membeli transportasi laut. Artinya setiap wilayah mempunyai potensi sendiri," kata Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini.

Yani menyampaikan, secara legalitas, 356 koperasi di Kabupaten Gresik sudah selesai dilakukan pengesahan. Sejak awal April 2025, ia menyebut pelaksanaan pengesahan telah dilakukan secara serentak dan dibiayai melalui APBD. 

Lanjut dia, Pemkab Gresik berencana akan memberikan pendampingan kelembagaan di awal tahun ini. Sejumlah pelatihan manajemen koperasi, serta menyiapkan regulasi pendukung juga bakal diberikan kepada perwakilan 356 Kopdes merah putih.

"Pemkab Gresik siap melakukan pendampingan maupun monitoring dan evaluasi secara berkala untuk Kopdes, bekerja sama dengan universitas yang ada di Gresik. Kita butuh edaran atau MoU agar program ini bisa juga berkolaborasi dengan program strategis Presiden yang lain," jelasnya. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu berharap, koperasi desa merah putih bukan sekadar koperasi biasa, melainkan dapat menjadi pusat layanan ekonomi di desa. Menurut dirinya, nantinya koperasi ini akan mengelola dan menyalurkan kebutuhan dasar yang terjangkau warga.

"Mudah-mudahan koperasi desa/kelurahan dapat memutus rantai kebutuhan pokok sehari-hari warga dengan harga yang terjangkau. Selain itu, pupuk subsidi juga bisa diakses di Kopdeskel merah putih untuk pemenuhan pertanian," pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow