Dibakar Sabu dan Dendam, Pria di Surabaya Habisi Teman Secara Brutal Hingga Tembus Jantung
Diduga di bawah pengaruh sabu, seorang residivis di Surabaya tega habisi temannya secara brutal hingga tembus ke jantung. Motif dendam jadi pemicu utama.
SURABAYA, SJP – Kombinasi maut antara pengaruh narkotika dan amarah membabi buta berujung pada aksi pembunuhan sadis di Jalan Sencaki, Surabaya. Seorang pria nekat menghabisi nyawa temannya sendiri dengan cara yang sangat tragis setelah mengonsumsi sabu-sabu.
Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, pelaku diketahui baru saja mengonsumsi sabu-sabu sebelum melakukan aksinya. Kondisi psikologis yang tidak stabil akibat narkoba diduga memperparah emosi pelaku yang saat itu tersulut dendam.
"Saat melakukan pembunuhan tersebut, pelaku diketahui baru saja mengonsumsi sabu-sabu. Ia dalam kondisi emosi tinggi," ujar Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, Minggu (10/5/2026).
Dendam pelaku dipicu oleh pengakuan adik perempuannya yang mengaku telah dilecehkan secara fisik dan verbal oleh korban. Terbakar amarah, pelaku yang mempersenjatai diri dengan pisau melakukan perburuan terhadap korban. Tak tanggung-tanggung, pelaku mencari korban hingga tiga kali sebelum akhirnya bertemu di sebuah gang sempit.
Begitu menemukan korban, pelaku yang sudah gelap mata langsung melancarkan serangan bertubi-tubi secara membabi buta. Detail serangan yang diungkap polisi menunjukkan betapa sadisnya aksi tersebut. Pelaku membacok korban mengenai bagian leher dan kepala. Selain itu, pelaku juga menusuk bagian dada yang menembus hingga ke jantung. Korban dinyatakan meninggal seketika di lokasi kejadian akibat perdarahan hebat.
Bukan kali ini saja pelaku berurusan dengan hukum. Statusnya terungkap sebagai residivis narkoba yang pernah mendekam di penjara selama delapan tahun. Tak hanya itu, saat ditangkap oleh Tim Jatanras di tempat persembunyiannya di Sampang, Madura, pelaku ternyata juga berstatus sebagai buronan (DPO) kasus penadahan sepeda motor curian.
Kini, pelaku harus kembali menghadapi jeruji besi dengan ancaman hukuman yang jauh lebih berat akibat aksi brutalnya yang dipicu oleh sabu dan dendam kesumat tersebut. (**)
Sumber : Beritasatu.com
What's Your Reaction?

